Ternyata Ini Penyebab Almaida Out dari Semen Padang!

Manager Semen Padang FC, Masykur Rauf.

Padang – Semen Padang memilih mengakhiri kerjasama dengan pelatih Eduardo Almaida, Rabu (8/10/2025). Keputusan itu telah melalui rapat yang dilakukan manajemen tim.

Sepeninggal Almaida, hingga saat ini pelatih kepala masih dipegang oleh pelatih interim yang berasal dari struktur kepelatihan yang ada, FX Yanuar.

Lantas apa alasan pemecatan pelatih asal Portugal itu. Sebab, manajemen sebelumnya belum memberikan keterangan resmi mengapa di tengah jalan harus mengakhiri kerjasama dengan Almaida?

Manager Semen Padang FC, Masykur Rauf mengatakan, rapor buruk dari empat pertandingan terakhir menjadi landasan mengapa manajemen tidak memperpanjang kerjasama dengan Eduardo Almaida.

Tidak kunjung konsistennya tim juga menjadi alasan mengapa Semen Padang butuh sosok pelatih baru dengan harapan mampu memberikan penampilan tim yang signifikan.

Almaida dianggap gagal membawa Semen Padang setidaknya mampu bersaing dengan kontestan lain. Apalagi materi pemain yang ada saat ini merupakan pilihan tim pelatih.

“Memang, karena hasil buruk kemarin dan 4 kali kekalahan beruntun membuat kami melakukan evaluasi terhadap kinerja coach Edu,” katanya.

Menurutnya, hasil buruk dengan kekalahan beruntun 4 kali saat menghadapi PSBS Biak, Bali United, Persita Tangerang dan Persebaya Surabaya adalah hasil yang tidak baik bagi tim. Untuk itulah, manajemen segera menyikapinya melalui rapat evaluasi hingga berujung pemecatan Eduardo Almaida.

“Setelah dilakukan evaluasi itu seluruh manajemen sepakat untuk memutuskan mengganti coach Edu,” katanya.

Hanya saja, tak mudah bagi Semen Padang untuk segera mendatangkan pelatih baru yang memiliki pengalaman. Mantan pelatih PSM, Bernado Tavares yang digadang-gadang bakal menggantikan posisi Almaida gagal didatangkan.

Sebelumnya, manajemen tim telah melakukan komunikasi dengan pihak Tavares. Namun keputusannya, pelatih berambut plontos itu memilih menyelesaikan pengunduran dirinya dengan manajemen PSM dan belum memikirkan berlabuh dengan tim lain. (*)

Penulis: AdiEditor: Arief Kamil
Exit mobile version