Pasaman Barat – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Pasaman Barat, Sifrowati Yulianto, didampingi Kelompok Kerja (Pokja) menggelar audiensi resmi dengan Pimpinan dan Angota DPRD Kabupaten Pasaman Barat pada Jumat 10/10/2025 di Kantor DPRD guna menyelaraskan visi dan membangun komitmen bersama untuk peningkatan kualitas layanan PAUD Pasaman Barat.
Wakil Ketua DPRD Pasaman Barat, Supriono, menyambut baik kehadiran Bunda PAUD dan POKJA di Kantor DPRD, dia juga menegaskan bahwa DPRD sangat terbuka terhadap aspirasi yang bertujuan memajukan sektor pendidikan. Menurutnya, kualitas sekolah sangat ditentukan oleh kesejahteraan para guru.
“Menjadi guru PAUD tidaklah mudah, karena itu mereka harus diberikan honor yang layak. Ini adalah tanggung jawab kita bersama untuk menyediakan lingkungan pendidikan terbaik bagi anak-anak,” tegas Supriono, memberikan sinyal positif dari pihak legislatif.
Dalam audiensi tersebut, Sifrowati Yulianto secara resmi memperkenalkan jajaran Pokja Bunda PAUD yang baru dilantik. Ia menjelaskan bahwa Pokja merupakan organ fungsional yang dibentuk sesuai amanat regulasi untuk membantu pelaksanaan tugas Bunda PAUD, mulai dari sosialisasi, advokasi, hingga monitoring program pemerintah.
“Kehadiran Pokja ini menggarisbawahi kesiapan kami untuk mengawal program-program strategis ke depan secara lebih terstruktur dan kolaboratif,” ujar Sifrowati.
Bunda PAUD memaparkan beberapa agenda utama yang memerlukan dukungan legislatif. Fokus utamanya adalah mendorong realisasi kebijakan wajib belajar 13 tahun yang mengintegrasikan satu tahun pendidikan pra-sekolah. Hal ini, lanjutnya, harus didukung oleh skema pembiayaan berkelanjutan melalui APBD dan dana sosial perusahaan untuk menjamin layanan yang bermutu.
Selain itu, ia juga meminta dukungan aktif dari anggota dewan untuk menjadi agen sosialisasi kampanye “PAUD Itu Penting” di tengah masyarakat, serta turut memperjuangkan peningkatan kesejahteraan bagi para tenaga pendidik PAUD.
Dalam kesempatan itu, Kepala Bidang PAUD Dinas Pendidikan, Samsul Bahri, berharap pertemuan ini dapat segera ditindaklanjuti dengan sebuah komitmen formal yang ditandatangani oleh Bupati, DPRD, dan Bunda PAUD.
Audiensi ini menjadi penanda awal dari sebuah sinergi yang lebih terstruktur untuk menjamin keberlangsungan dan peningkatan mutu pendidikan anak sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia di Pasaman Barat. (dona)
