Garuda Muda Siap Hadapi Kepungan Suporter Tuan Rumah

Punggawa Timnas U-22 didampingi pelatih fisik, Alex Aldha Yudi tengah melakukan latihan jelang menghadapi Kamboja. (Foto by: PSSI)
Punggawa Timnas U-22 didampingi pelatih fisik, Alex Aldha Yudi tengah melakukan latihan jelang menghadapi Kamboja. (Foto by: PSSI)

Phnom Penh, posinfo.co – Olimpic Stadium Phnom Penh dipastikan bakal riuh.

Sekitar 50 ribu penonton bakal penuhi stadion, saat tuan rumah menghadapi Indonesia U-22 pada laga terakhir penyisihan grup A, Cabor Sepakbola Sea Games, Rabu (10/5/2023) malam.

Seperti laga-laga sebelumnya, panitia bakal memberikan tiket gratis kepada suporter tuan rumah.

Kondisi ini tentu menjadi hal yang baru bagi anak asuhan Indra Sjafri di Sea Ganes.

Mengingat, tiga laga sebelumnya stadion hanya terisi sebagian kecil. Itu pun tidak menghadapi tim tuan rumah.

Di sisi lain, tekanan publik tuan rumah sedikit banyak akan mempengaruhi kondisi mental Marselino Ferdinan dkk,.

Namun, bisa pula justru berdampak buruk bagi Timnas Kamboja. Dukungan bisa saja berbalik menjadi tekanan. Seperti saat kalah dari Myanmar.

Kala itu, dukungan suporter justru menjadi bumerang bagi tuan rumah hingga halus menelan kekalahan 0-2.

Bagi Indonesia, suporter sejatinya tak akan berpengaruh banyak. Sebab, seluruh pemain telah biasa merasakan atmosfer pertandingan dengan bermain di depan banyak suporter tuan rumah saat laga away.

Punggawa andalan Timnas Indonesia U-22 di lini pertahanan, Alfeandra Dewangga mengatakan, hadirnya ribuan suporter tuan rumah tidak akan mempengaruhi mental dan permainan tim.

Ia dan rekan-rekannya menegaskan sudah terbiasa dengan atmosfer panas, karena bermain di Liga 1 pun tekanannya luar biasa.

“Sebenarnya di Indonesia juga kita seperti ini kondisinya, jadi mau suporter sebanyak apapun kita siap,” ungkapnya. (001)

Exit mobile version