100 Hari Kerja Bupati Dharmasraya, Empat  Pejabat Telah Mengundurkan Diri

Sekretaris Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPKPSDM) Dharmasraya, Harsono.

Dharmasraya– 100 hari masa kerja Bupati Anisa Suci Ramadhani, berhasil membuka bobroknya kinerja dan sistem pelayanan di lingkungan Pemerintahan kabupaten Dharmasraya. Bahkan, membuka adanya rantai dugaan korupsi.

Dari hasil itu, tak sedikit pula para pejabat daerah yang ada di Pemerintahan tersebut, lebih memilih mengundurkan diri dengan berbagai alasan. Mulai dari ketidak siapan hingga merasa tidak dihargai.

Baru-baru ini, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) memilih jalan mengundurkan diri, mengikuti jejak mantan Sekretaris Daerah H Adlisman, yang lebih dulu memilih untuk bersama keluarga.

Dari data yang di dapat, pengunduran diri Dirut RSUD, merupakan buntut dari dugaan aksi demo yang di gelar oleh para mahasiswa Undhari Dharmasraya, beberapa waktu lalu.

Dimana, bupati murka dan mencecar Dirut yang dinilai tak siap memberikan pelayanan kepada salah seorang mahasiswa Undhari yang meninggal di RSUD, akibat dari kecelakaan.

Sehingga, dari berbagai tekanan itu, Dirut RSUD memilih mengundurkan diri dan mengurus anak-anak serta orangtua.

Sekretaris Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPKPSDM) setempat, menyebutkan, hingga saat ini sudah ada empat pejabat daerah yang mengajukan pengunduran diri dari jabatannya.

“Ya, memang ada empat orang pejabat yang telah mengajukan surat pengunduran diri dari jabatannya, terakhir Dirut RSUD Sungai Dareh,” kata Harsono, Selasa(3/6/2025).

Ia menjelaskan, bahwa empat pejabat yang mengajukan surat pengunduran diri itu yakni, Sekda, Kepala BAPERIDA, Plt PU dan Dirut RSUD, Sartinovita.

“Dari empat pejabat ini, tiga sudah dikabulkan oleh BKN dan kini telah mendapatkan SK penempatan tugas baru di pemerintahan Kabupaten Dharmasraya,” ungkapnya (**)

Exit mobile version