Dharmasraya, posinfo.co – Open Turnamen Sepakbola Piala Walinagari Koto Beringin Cup I, Kecamatan Tiumang, Dharmasraya sukses di gelar.
Tampil di laga final mempertemukan tim tuan rumah Kober Citi menghadapi Tunas Muda Sipangkur.
Lewat drama adu penalti, Kesebelasan Tunas Muda berhasil keluar sebagai juara utama dan menggondol uang pembinaan sebesar Rp 8 juta.
Sedangkan kesebelasan tuan rumah harus ikhlas di posisi runner up.
Open Turnamen tersebut melibatkan 16 tim menggunakan sistem gugur. Di ikuti oleh kesebelasan Sumbar-Riau di geber sejak tanggal 29 juli 2024.
Walinagari Koto Beringin Suherman, di sela-sela acara mengatakan, suksesnya turnamen berkat kerjasama semua pihak mulai dari panitia hingga seluruh anak nagari.
“Alhamdulillah suksesnya acara ini berkat sumbangsih semua pihak mulai dari panitia hingga anak nagari.”
“Agenda ini akan kembali kita gelar tahun depan dengan lebih meria dan bergengsi,”katanya, Minggu (18/08/24).
Pihaknya, mengucapkan selamat pada tim Tunas Muda yang tampil menjadi juara.
Ia memesankan kepada tuan rumah agar jangan berputus asa kalah dan menang itu hal biasa dalam sebua pertandingan.
“Juara bukanlah tujuan utama, tetapi bagaimana silaturahmi lewat olahraga bisa terus terjalin,” jelasnya.
Drama Adu Penalti
Laga yang di gelar di lapangan sepak bola Nagari Koto Beringin, berjalan cukup sengit tim tuan rumah tampil percaya diri berlaga di kandang.
Sedangkan tim tamu tunas muda Sipangkur juga tak mau kalah dengan berjual beli serangan.
Di babak pertama, laga final itu Kesebelasan Tunas Muda berhasil menguasai permainan dan membuat keteteran lini belakang tim tuan rumah.
Sehingga berhasil menciptakan beberapa peluang namun belum dapat dikonversi menjadi gol.
Paruh babak pertama sebuah pelanggaran terjadi di dalam kotak pinalti tim tuan rumah.
Wasit yang memimpin laga final itu sempat menunjuk titik putih. Namun, sayang eksekutor tim tamu gagal menembus gawang tim tuan ruma. Akhirnya babak pertama di tutup dengan skor kosong-kosong.
Memasuki laga pada babak kedua, sebua serangan balik cepat yang di gagas oleh tim tuan ruma berhasil memanfaatkan kelengahan tim tamu yang asik menyerang, hingga satu gol tercipta untuk tim tuan rumah
Unggul 1-0 tim tuan ruma menerapkan skema bertahan, sedangkan tim tamu Rojes dan kawan-kawan selalu membuka asa dengan bermain terbuka dan tampil menyerang dengan tempo bermain cepat.
Pada babak kedua, akhirnya tim tamu berhasil mendapatkan peluang melalui sepakan pojok.
Kesempatan itu berhasil di manfaatkan dengan sundulan. Gol pun tercipta, gol itu berhasil menyamai kedudukan menjadi 1-1.
Pada akhirnya laga final itu harus berakhir dengan skor 1-1 untuk tuan ruma dan tim tamu.
Hingga untuk menentukan pemenang melalui drama adu pinalti.
Hingga tim tamu berhasil keluar sebagai penenang dengan skor 4-1 untuk tunas muda muda Sipangkur. (010)
