Rapor Timnas Vietnam Masih Lebih Baik dari Indonesia di Sea Games

Punggawa Timnas U-22 didampingi pelatih fisik, Alex Aldha Yudi tengah melakukan latihan jelang menghadapi Kamboja. (Foto by: PSSI)
Punggawa Timnas U-22 didampingi pelatih fisik, Alex Aldha Yudi tengah melakukan latihan jelang menghadapi Kamboja. (Foto by: PSSI)

Phnom Penh, posinfo.com – Rapor Timnas Vietnam selama perhelatan Sea  Games, sedikit lebih baik dari Indoensia.

Vietnam selalu menjadi batu sandungan Garuda Muda. Sejak pertama kali bertemu pada Sea Games 1991, kedua tim telah berhadapan 14 kali. Hasilnya, Timnas Indonesia U-22 menang lima kali, seri dua kali, dan kalah tujuh kali.

Hanya sajak, sejak Sea Games 2015, Garuda Muda tak pernah lagi merasakan kemenangan.

Pada gelaran Sea Games 2015, Indonesia kalah telak 5 gol tanpa balas. Sementara pada Sea games 2017, Indonesia cukup lumayan, mampu mengimbangi Vietnam.

Sayangnya pada edisi 2019, Indonesia kembali keok dengan skor 3-0.

Yang terasa menyakitkan, pada Sea Games 2021 di Vietnam, asa medali emas Garuda Muda buyar, lantaran di final kalah dari tuan rumah dengan skor, 3-0.

Lantas, mampukah Indonesia memutus rapor jelek itu saat kembali bertemu Vietnam di semifinal Sea Games 2023 yang berlangsung, Sabtu (13/5/2023) sore di Olimpic Stadium, Phnom Penh?

Manfaatkan Materi Pemain

Materi pemain skuad asuhan Indra Sjafri pada Sea Games kali ini terbilang mentereng.

Sederet pemain yang ada rata-rata berkiprah di klub Liga-1 dan mendapat jatah bermain yang cukup.

Hal ini bisa menjadi modal berharga saat bertemu Vietnam pada perbuatan satu tiket final.

Apalagi pada pertandingan terakhir penyisihan grup A menghadapi Kamboja, Indra Sjafri tidak banyak menurunkan pemain utama.

Momen ini bisa menjadi recovery bagi mereka untuk lebih maksimal lagi di laga semifinal.

Vietnam Minim Waktu Istirahat

Berbeda dengan Indonesia yang memiliki masa istirahat dua hari, Vietnam otomatis hanya punya waktu recovery bersih selama satu hari.

Faktor fisik menjadi salah satu kendala Vietnam pada semifinal nanti. Apalagi kala menghadapi Thailand di laga pamungkas grup B, Kamis (11/5/2023) tim ini memainkan hampir seluruh pemain utama.

Buntutnya hanya 17 pemain saja yang fit saat tim berjuluk Golden Star Warriors bertemu Garuda Muda.

Pelatih Vietnam U-22 Vietnam Philippe Troussier mengatakan, salah satu strikernya mengalami cedera saat menghadapi Thailand.

“Bukan hanya waktu istirahat, kami juga hanya punya 17 pemain. Cedera baru-baru ini menimpa Quoc Viet. Kemungkinan ia harus beristirahat hingga berakhirnya SEA Games,” ungkapnya. (001)

 

 

Exit mobile version