Padang, posinfo.co – Jelang penutupan calon Presiden pada Pilpres 2024 mendatang, berbagai gerakan di lakukan oleh partai politik, bahkan bakal calon.
Salah satunya, Bacalon Presiden dari Partai Gerindra Prabowo Subianto. Sejauh ini Menhan itu belum memastikan siapa yang bakal menjadi pendampingnya pada Pilpres mendatang.
Hanya saja, banyak kalangan yang menilai, jika Prabowo berpasangan dengan Menteri BUMN dan Ketua Umum PSSI, Erick Tohir bakal menambah kekuatan pendiri Partai Gerindra itu untuk memenangkan Pilpres.
Meski tidak menentukan, namun survei yang di lakukan oleh lembaga survei setidaknya bisa menjadi masukan untuk masing-masing calon dalam mengukur kekuatan terkini.
Pada survei terbaru yang di rilis Indonesia Political Opinion (IPO) menempatkan Erick Thohir sebagai sosok calon wakil presiden (cawapres) kompeten bagi Prabowo Subianto.
Pada survei yang di laksanakan 5-13 Juni 2023 tersebut, Prabowo Subianto-Erick Thohir memiliki nilai chemistry mencapai 21,4 persen.
Baca Juga:Gara-gara Ini, Anies Terancam Gagal Nyapres
Erick Miliki Banyak Keunggulan
Menyangkut survei tersebut Direktur Eksekutif IPO Dedi Kurnia Syah menegaskan jika Prabowo Subianto akan mendapatkan dorongan elektabilitas bila berpasangan dengan Erick Thohir.
Hal ini tak terlepas dari keunggulan yang di miliki Erick Tohir. Selain itu Ketum PSSI ini juga akan mewakili generasi milenial.
Hal ini menurut Dedi Kurnia Syah sangat penting Ini penting. Lantaran Prabowo Subianto yang sudah di kenal tegas serta militeristik, dengan didampingi Erick Thohir maka sebaran pemilih Prabowo akan merata.
Pada survei tersebut, Erick Tohir mengungguli nama-nama populer lainnya, sebutlah Mahfud MD.
Erick Thohir mengumpulkan poin sebesar 15,5. Sedangkan Mahfud MD mengantongi nilai sebesar 11,1. (010)
