Dharmasraya – Satuan Reserse Kriminal Polres Dharmasraya, tengah lakukan penyelidikan terkait terbakarnya satu Unit mobil grand Max, di kawasan Batu Bakauik, Nagari Sungai Kambuik, Kecamatan Pulau Punjung, pada Senen (18/11/25) sekira pukul 19.00 Wib.
Dari data di dapat, mobil minibus yang terbakar tersebut, diduga membawa puluhan galon Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar yanh di duga digunakan untuk aktifitas tambang.
“Saat ini kami tengah melakukan penyelidikan penyebab terbakarnya mobil Grand Max tersebut,” kata Kapolres AKBP Purwanto Hari Subekti melalui Kasat Reskrim Iptu Evi Hendri Susanto, saat dikonfirmasi via telfon oleh awak media, Selasa (18/11/25).
Ia mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan soal digunakan untuk apa BBM tersebut digunakan oleh oknum masyarakat itu.
“Kita belum bisa pastikan untuk, namun yanh jelas saat ini kami dan polsek pulau punjung sedang melakukan penyelidikan,” jelasnya.
Sebelumnya, satu unit mobil Carry dilaporkan terbakar di kawasan Bendungan Batu Bakawuik, Nagari Koto Nan Ampek Dibawuah, Kabupaten Dharmasraya, Senin (17/11/2025).

Bahkan, satu unit mobil Damkar dikerahkan untuk memadamkan api yang tengah berkobar.
Dikutip dari salah satu media online, Kasat Pol PP dan Damkar Kabupaten Dharmasraya, Yusrizal menyebutkan, bahwa ia menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 19:00 WIB, dan ia kemudian langsung mengerahkan anggota ke tempat tersebut.
“Kami langsung mengirimkan satu unit mobil pemadam dengan lima petugas untuk menuju lokasi,” ungkapnya.
Ia menambahkan, proses pemadaman sempat menghadapi kendala karena mobil yang terbakar diduga membawa bahan bakar minyak (BBM), sehingga api cepat membesar dan sulit dikendalikan.
“Dari pantauan kami di lapangan, api sulit dipadamkan karena kendaraan tersebut membawa BBM,” ujarnya(*)




