Dharmasraya – Peredaran narkotika di Kabupaten Dharmasraya tampaknya kian tak terbendung.
Buktinya, dalam setiap pemusnahan barang bukti (BB) yang di lakukan oleh penegak hukum, narkotika masih menjadi kasus nomor satu.
Pasalnya, Kejaksaan Negeri Pulau Punjung, kembali melakukan pemusnahan BB kejahatan di halaman kantor setempat, Senin (16/12/2024).
Pemusnahan di saksikan banyak pihak terkait seperti pihak kepolisian serta sejumlah aparatur pemerintahan setempat.
“Pemusnahan BB yang telah berkekuatan hukum tetap ini, kali kedua dilakukan oleh kejaksaan, yakni berupa tindak kejahatan Narkotika dan pidana umum lainya.” Kata Kajari Ariana Juliastuti, Senen (16/12/24).
Ia mengatakan, pemusnahan BB tindak pidana umum ini yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap atau inkracht yang didominasi sejak Mei hingga Oktober 2024.
“Pemusnahan ini berasal dari 28 perkara tindak pidana umum,” lanjutnya yang didampingi Kasi BB David Sintong Halomoan Manulang.
Ia merincikan BB yang dimusnahkan mayoritas dari Narkotika, sabu 159,135 Gram, ganja 92,08 gram, Ekstasi 1,82 gram beserta alat hisap sabu (bong) sediaan farmasi (obat-obatan) handphone.
“Pemusnahan dilakukan dengan cara memblender sabu, serta membakar BB lainya, ” jelasnya
Menurutnya acara ini dilaksanakan berdasarkan tugas dan kewenangan jaksa sesuai peraturan yang berlaku.
“Tujuan dilaksanakan acara ini dalam rangka melaksanakan tugas dan tanggung jawab Jaksa terhadap eksekusi BB yang telah berkekuatan hukum tetap sesuai peraturan perundang-undangan,” sebutnya.
Disebutkannya, pemusnahan BB yang ketiga kalinya ini, sebagai bukti masih tingginya angka Kriminalitas di daerah Dharmasraya.
“Dari catatan kita, angka kriminalitas penyalahgunaan narkotika masih berada pada reting terdepan di banding kasus lainya,” tegasnya
Ia berharap, agar kondisi tersebut menjadi catatan bagi seluruh lini, agar bersama-sama melakukan pengawasan dan pencegahan secara dini.
“Kita tentu berharap, agar kondisi ini bisa kita tekan dan bersama-sama melakukan antisipasi dini, sehingga para generasi bisa terselamatkan,” harapnya.(*)







