Malut  United Tim Paling Subur, Lini Belakang Semen Padang Masih Rawan

Pelatih Semen Padang FC, Dejan Antonic saat memberikan arahan kepada pemain pada sebuah sesi latihan.

Padang – Sektor pertahanan masih menjadi pekerjaan rumah bagi Semen Padang dalam mengarungi putaran kedua BRI Super League.

Kekalahan telak, 3-0 dari tuan rumah Arema FC beberapa waktu lalu menegaskan jika barisan belakang Kabau Sirah masih mudah di tembus.

Hal ini wajib diperbaiki jelang menjamu Malut United di Stadion Haji Agus Salim Padang, Jumat (20/2/2026).

Secara kualitas, Malut memiliki sederet penyerang yang wajib diantisipasi. Lini tengah dan barisan depan tim asal Maluku Utara itu dikenal mampu merepotkan barisan belakang tim mana pun.

Berkaca dari statistik memasukan dan kemasukan, Malut United menjadi tim paling banyak mencetak gol.

Dalam 40 laga, tim ini mencatatkan sebanyak 42 gol. Artinya, Malut United mencetak satu gol pada setiap pertandingan.

Hal inilah yang harus diantisipasi skuad asuhan Dejan Antonic. Jika barisan belakang masih belepotan seperti saat menghadapi Arema FC, bukan tidak mungkin gawang Rendi Oscario dihujani banyak gol pada pertandingan nanti.

Hal ini didasari betul oleh head coach Dejan Antonic. Pelatih asal Serbia itu mengakui barisan belakang masih bermasalah dan harus dicari solusinya.

Berkaca dari laga menghadapi Arema FC, pemain belakang menurut Dejan sangat mudah dieksploitasi. Hal ini menguntungkan tuan rumah dengan berhasil mencetak tiga gol.

Berdasarkan analisis pertandingan, para pemain Semen Padang kehilangan bola setidaknya delapan kali di area sekitar 20 meter dari pertahanan Arema FC.

Kondisi itu membuat lini belakang Semen Padang mudah dieksploitasi oleh Arema, salah satunya pada gol pertama yang dicetak Joel Vinicius di menit ke-29.

Dejan mengatakan, pihaknya telah melakukan evaluasi dan perbaikan, dengan harapan tim tampil semakin baik pada duel berikutnya.

“Meski begitu, tim ini sudah ada progres. Kemarin bagaimana kami menang, hari ini kalah, dan harus memperbaiki untuk pertandingan ke depan,” ungkap Dejan. (*)

Exit mobile version