Padang, posinfo.co – Sudah dua hari ini listrik di kawasan Komplek Universitas Andalas (Unand) di kawasan Lubuk Kilangan dan Pauh tidak stabil.
Sejak Kamis (22/6/2023) hingga Jumat (23/6/2023) aliran listrik di komplek perumahan terbesar di Sumbar itu sering mati-hidup tak menentu.
Pada Kamis kemarin misalnya, tercatat sekitar 6 kali listrik mati-hidup. Durasinya tidak lama, sekitar 5 menit.
Tapi pada pagi harinya, durasi listrik padam sekitar 3 jam.
Situasi yang sama kembali terjadi pada Jumat (23/6/2023). Hingga malam hari tercatat tiga kali listrik mati-hidup dengan durasi kurang dari lima menit.
Sementara pada pukul 18:00 listrik kembali mati dengan durasi yang cukup lama.
Baca Juga : Selamat, Pengurus KONI Sumbar Dilantik Marciano Norman
Warga Kecewa
Menyikapi situasi yang terjadi, Hamam, salah seorang warga komplek Unand mengaku kecewa dengan pelayanan PLN.
“Selalu seperti ini, dari kemarin,” ujarnya dengan nada kecewa.
Ia mengkuatirkan, tidak stabilnya pelayanan ini dengan sering mati-hidupnya listrik akan berdampak pada kerusakan peralatan elektronik.
“Bahkan juga menjadi pemicu kebakaran, jika terjadi korsleting listrik,” ungkapnya.
Ia berharap kejadian serupa tidak lagi terulang, apalagi pemadaman terjadi pada malam hari.
Jika memang harus terjadi pemadaman, pihak PLN menurutnya harus mengeluarkan jadwal pemadaman bergilir, sehingga pelanggan bisa memastikan perangkat elektronik tidak aktif atau dalam kondisi off.
Alasan Pemeliharaan
Sementara itu, Manajer Komunikasi dan TJSR PLN UIW Sumbar, Yenti Elfina menjelaskan, terkait gangguan di kawasan Komplek Unand, itu terjadi lantaran saat ini PLN tengah melakukan pemeliharaan di kawasan tersebut.
“Saat ini sedang ada pemeliharaan, mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Setelah perbaikan, jaringan listrik akan normal lagi,” jelasnya.
Yetni Elfina menambahkan, pada pemadaman pada Kamis (12/6/2023) pagi pada pukul 10:00 WIB memang ada pemadaman terencana dalam rangka penguatan keandalan jaringan.
Baca Juga:Ponsel Salah Satu Penyebab Tawuran Pelajar, Begini Analisanya!
“Untuk pemadaman terencana sudah di informasikan sebelumnya melalui Medsos PLN maupun media cetak,” terangnya.
Sementara untuk pemadaman dengan durasi beberapa menit, di temukan gangguan jaringan yang disebabkan oleh arrester rusak.
“Untuk mengetahui penyebab gangguan petugas perlu menelusuri jaringan dan melakukan perbaikan,” jelasnya lagi.
Di sisi lain, juga ada pekerjaan perbaikan tiang listrik yang dalam kondisi miring.
Termasuk di lokasi perumahan tersebut ada pekerjaan pemindahan tiang atas permintaan pelanggan yang melakukan perluasan bangunan.(001/007)
