Khidmat Hari Pahlawan ke-80: Wakil Bupati Risnaldi Ajak Masyarakat Teladani Pengorbanan Pahlawan

Bupati Risnaldi menjadi Irul pada upacara peringatan Hari Pahlawan ke-80.

Painan – Suasana khidmat menyelimuti halaman Kantor Bupati Pesisir Selatan saat upacara peringatan Hari Pahlawan ke-80 digelar pada Senin (10/11).

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan melaksanakan upacara ini sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa raga demi kemerdekaan bangsa.

Wakil Bupati Pesisir Selatan, Risnaldi Ibrahim, dipercaya menjadi inspektur upacara sekaligus memimpin jalannya peringatan.

Momentum Hari Pahlawan tahun ini mengangkat tema, “Pahlawanku Teladanku: Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan,” yang sarat makna bagi seluruh bangsa Indonesia.

Berbagai unsur pimpinan daerah turut hadir, mulai dari Forkopimda, kepala OPD, hingga para veteran yang menjadi saksi sejarah perjuangan bangsa.

Perwakilan BUMN dan BUMD juga tampak di lokasi, bersama ratusan ASN yang mengikuti jalannya upacara dengan penuh penghormatan.

Dalam upacara tersebut, Wakil Bupati Risnaldi membacakan amanat resmi dari Menteri Sosial Republik Indonesia.

Momen Pengingat Perjuangan Pahlawan

Ia menegaskan bahwa Hari Pahlawan menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat tentang besar dan mulianya pengorbanan para pahlawan bangsa.

Wakil Bupati Pesisir Selatan Risnaldi Ibrahim, menjadi inspektur upacara sekaligus memimpin jalannya upacara peringatan Hari Pahlawan.

Risnaldi menuturkan bahwa pengorbanan para pahlawan tidak hanya tertulis dalam lembaran sejarah, namun menjadi cahaya yang menuntun perjalanan bangsa hingga hari ini.

Pahlawan, menurutnya, bukan sekadar tokoh masa lalu, namun simbol nilai-nilai luhur yang terus hidup dalam sanubari masyarakat Indonesia.

Amanat Menteri Sosial yang dibacakan Risnaldi juga menyoroti tiga keteladanan besar yang diwariskan para pahlawan.

Keteladanan pertama adalah kesabaran—baik dalam menempuh ilmu, menyusun strategi, maupun menjaga keteguhan sikap di masa perjuangan.

Kesabaran itu menjadi landasan kuat dalam setiap tahap perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan.

Keteladanan kedua adalah semangat mendahulukan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi atau kelompok.

Para pahlawan, setelah kemerdekaan diraih, tidak menuntut balas jasa, melainkan terus mengabdi dengan sepenuh hati kepada rakyat.

Keteladanan ketiga adalah pandangan visioner yang dimiliki para pahlawan, yang berjuang bukan hanya untuk masa mereka, tetapi juga demi masa depan generasi bangsa.

Para peserta terlihat khidmat mengikuti prosesi upacara.

Nilai Perjuangan

Wakil Bupati Risnaldi menekankan bahwa bentuk perjuangan masa kini memang berbeda, namun nilai-nilainya tetap sama.

Jika dulu perjuangan dilakukan dengan senjata, kini perjuangan diwujudkan melalui ilmu pengetahuan, empati, dan dedikasi dalam bekerja.

Ia menegaskan bahwa tugas generasi sekarang adalah memastikan tidak ada yang tertinggal, serta membela yang lemah demi terciptanya keadilan sosial.

Risnaldi juga mengaitkan semangat perjuangan dengan arah pembangunan nasional yang tertuang dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Fokus utama pembangunan tersebut mencakup ketahanan nasional, pemerataan pendidikan, serta upaya peningkatan keadilan sosial.

Ia menyampaikan bahwa pembangunan manusia Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing menjadi prioritas yang harus terus didorong.

Pada kesempatan itu, Pemkab Pesisir Selatan mengajak seluruh ASN untuk menghidupkan nilai-nilai kepahlawanan dalam setiap tugas yang diemban.

 

Suasana upacara peringatan Hari Pahlawan ke-80 yang di gelar Pemkab Pessel.

Integritas, ketulusan, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat harus menjadi roh pelayanan publik saat ini.

Teladani Semangat Pahlawan

Menutup amanatnya, Risnaldi mengajak seluruh peserta upacara untuk meneladani semangat pahlawan dengan bekerja lebih sungguh-sungguh dan berpikir jernih.

Ia menegaskan bahwa semangat pahlawan harus dijaga agar tetap menyala dalam setiap langkah pembangunan daerah.

“Para pahlawan telah memberikan segalanya untuk Indonesia,” ucapnya, penuh haru.

“Sekarang tugas kita adalah memastikan api perjuangan itu tidak pernah padam,” tegas Wakil Bupati, menutup upacara dengan penuh semangat. (*)

Exit mobile version