Padang – Pasca PSBS Biak mendepak Juan Esnaider sebagai pelatih kepala, tim promosi ini sekarang memiliki nakhoda baru.
Ia adalah Emral Abus. Pelatih berusia 65 tahun asal Sumatera Barat tersebut akan menjadi nahkoda Badai Pasifik, julukan PSBS Biak hingga akhir musim BRI Liga 1 2024/2025.
Emral Abus berhasil melewati tantangan pertamanya dengan membawa PSBS menang kala menjamu tim tanah kelahirannya, Semen Padang dengan skor 3-2 belum lama ini.
Kemenangan keempat PSBS Biak ini di peroleh dalam lanjutan pekan kedelapan BRI Liga 1 2024/2025 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.
Sebelum itu, Emral mengakui menerima pinangan PSBS Biak karena kecintaannya terhadap Tanah Papua.
Padahal ia mengaku berencana pensiun sebagai pelatih dan fokus sebagai dosen di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).
“Saya sebenarnya sudah punya beberapa rencana. Pertama jadi dosen di UNY.”
“Lalu saya juga sudah melamar sebagai Director of Coach Education di PSSI.”
“Tapi begitu PSBS menginginkan jasa saya, akhirnya memutuskan ke sini.”
“Saya jatuh hati dengan Papua. Lihat kulit saya hampir sama dengan orang Papua,” terangnya sambil tersenyum.
Faktor lainnya adalah suasana kondusif di dalam internal PSBS Biak yang membuatnya mantap untuk bergabung.
“Manajemen, tim pelatih, hingga pemain juga mendukungnya sebagai pelatih kepala,” tegasnya.
Emral Abus sejatinya sudah ikut bergabung saat PSBS Biak menghadapi Persik Kediri di pekan ketujuh BRI Liga 1.
Namun ia saat itu hanya memantau. Baru dalam beberapa hari terakhir, ia memimpin tim.
“Tidak ada pemain yang tipu-tipu dalam latihan. Mereka ini semua professional. Siapa pun pemainnya, siap dimainkan dalam setiap pertandingan.”
“Mereka juga berkomitmen untuk siap tampil sebagai cadangan. Siap juga tidak masuk dalam line up. Ini yang membuat saya tertarik,” terangnya. (*)
