Padang – PSM Makasar dalam masalah besar jelang menjamu tamunya, Semen Padang FC pada pekan ke-19 BRI Super League, Senin (2/2/2026) di Gelora BJ Habibie, Pare-Pare.
Empat pilar tuan umah dipastikan absen. Hal ini membuat pelatih Tomas Trucha dipaksa memutar otak akibat absennya sejumlah pilar utama secara bergantian.
Pemain yang tak bisa merumput tersebut adalah Gledson Paixao dan Savio Roberto di barisan tengah.
Mereka masih harus menepi untuk fokus pada pemulihan cedera. Kondisi ini diperparah dengan sanksi yang menjerat Ananda Raehan.
Lantaran, gelandang muda tersebut masih harus menjalani sanksi tambahan dua pertandingan akibat kartu merah langsung saat melawan Bali United pada pekan ke-17 lalu.
Kehilangan terbaru yang cukup memukul tim adalah absennya penyerang sayap asal Kongo, Jacques Medina.
Pemain berusia 27 tahun itu terjerat akumulasi kartu kuning setelah mengantongi kartu keempatnya pada laga kontra Persijap Jepara.
Di atas kertas, kondisi ini sedikit banyak mempengaruhi penampilan Juku Eja pada duel nanti. Sebaliknya, bagi Kabau Sirah situasi tersebut sedikit menguntungkan, lantaran tim lawan salam kondisi limbung.
Semen Padang sendiri dipastikan bisa menurunkan sederet pemain anyar saat menahan imbang Bali United beberapa waktu lalu. Tak hanya itu, pemain asing asal Jepang, Kazaki Nakagawa juga bisa diturunkan pada pertandingan ini.
Kans tim urang awak untuk menambah derita PSM Makasar yang mengalami 5 kekalahan beruntun sangat terbuka. Mengingat materi pemain yang dimiliki Semen Padang pada putaran kedua terbilang menjanjikan.
Komisaris Semen Padang FC, Braditi Moulevey mengatakan selain aspek teknis, manajemen juga menaruh perhatian pada mental bertanding. Braditi menekankan pentingnya menjaga semangat juang tanpa terpengaruh tekanan eksternal.
“Skuad Kabau Sirah terus bermain dengan semangat, semangat spartan sehingga bisa meraih 3 poin tanpa harus memikirkan hal-hal di luar yang negatif,” jelasnya. (*)
