Dharmasraya, posinfo.co – Perang terhadap perjudian online terus menggema di seluruh penjuru negeri.
Hal itu menyusul imbauan Presiden RI, Joko Widodo beberapa waktu lalu .
Bahkan, sejumlah pejabat di negara ini yang terjerat kasus judi Online.
Di mana, imbauan untuk hindari judi online terlihat dari banyaknya spanduk ajakan yang terpasang di sejumlah kantor instansi pemerintahan di Kabupaten Dharmasraya.
Seperti yang terpasang di Kantor Urusan Agama (KUA) Pulau Punjung, Sungai Dareh, dengan slogan “Stop Judi Online, Sayangi Keluarga Mu Dengan Berhenti Berjudi Online Sekarang”.
“Berhenti untuk berjudi online ini memang harus kita gemakan, agar tidak jatuh korban,” kata Kepala KUA Mukhrizal, Kamis (04/07/24).
Ia mengatakan, bahwa pemasangan spanduk untuk Stop Judi Online sudah menyeluruh terpasang di Kantor KUA yang ada di Dharmasraya.
“Selain bentuk kesepahaman kami yang ada di bawah Kemenag Dharmasraya, tetapi juga juga sebagai bentuk dukungan,” ucapnya.
Sementara itu, kesepahaman juga di ucapkan oleh Ridho. Salah seorang yang pernah menggeluti bidang penuh mimpi itu.
“Jika sudah kecanduan judi online ini, sangat berbahaya, apapun akan dijadikan uang demi judi online,” katanya sambil menghela nafas.
Ia berharap, agar bagi para pemain judi online untuk secepatnya berhenti sebelum betul betul kecanduan. Sebab, lanjut pria 35 tahun ini, jika sudah kecanduan tidak lagi mengenal waktu dan tempat.
“Rumah Tangga pun bisa berantakan akibat judi online tersebut,” jelasnya dengan raut wajah penuh penyesalan.(010)




