Palangkaraya, posinfo.co – Kanker Serviks menjadi momok menakutkan bagi kalangan perempuan. Di butuhkan keseriusan semua pihak untuk bisa meminimalisir bahaya penyakit ini di kalangan perempuan Indonesia.
Untuk itu Bio Farma mengajak para perempuan Indonesia, termasuk di provinsi Kalimantan Tengah untuk semakin peduli dengan kesehatan.
Ini merupakan upaya antisipasi terhadap kanker serviks.
Pada Harvesting Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia dan Bangga Berwisata di Indonesia (Gernas BBI-BBWI), pada pagelaran busana pesona wastra Borneo tersebut, Bio Farma menganugerahkan Yulistra Ivo Sugianto Sabran yang merupakan Ketua TP PKK Kalimantan Tengah, sebagai Duta Kanker Serviks Kalimantan Tengah.
“Bio Farma sebagai Holding BUMN Farmasi tentu selalu mendukung upaya pemerintah meningkatkan cakupan skrining kanker serviks di Indonesia.”
“Hal ini dengan menghadirkan kit diagnostik HPV DNA yang dapat mendeteksi keberadaan HPV lebih dini melalui sample urine,” kata Direktur Medis san Hubungan Kelembagaan Bio Farma, Sri Harsi Teteki.
Berita Terkait: Biofarma Gelar Lomba Foto dan Video Kreatif Berhadiah Puluhan Juta
Ia mengatakan itu usai penyematan Duta Kanker Servik kepada Ivo Sugianto di GPU Tambun, Palangka Raya, Kalimantan Tengah.
Ia menjelaskan, adanya Kit Diagnostik HPV DNA ini diharapkan para wanita dapat memeriksakan kanker serviks sedini mungkin.
Sebab, dengan Kit Diagnostik ini, pemeriksaan menjadi lebih nyaman karena metodenya menggunakan sample urine.
“Sebagai perempuan Indonesia kita harus terus melindungi diri dengan menjaga kesehatan.”
“Juga mendukung semua perempuan di Indonesia untuk melakukan deteksi dini kanker serviks,” ajaknya.
Sangat Menginspirasi
Sementara itu, Yulistra Ivo selama ini merupakan sosok perempuan di Kalimantan Tengah.
Lantaran, sangat menginspirasi yang berperan secara aktif meningkatkan pengetahuan maupun kapasitas perempuan-perempuan yang ada di provinsi setempat, termasuk pada bidang kesehatan.
Ia mengatakan, pemberian gelar duta oleh Bio Farma merupakan suatu kepercayaan sekaligus pengingat bagi dirinya untuk senantiasa sebagai perempuan menjaga pola hidup bersih dan sehat.
“Termasuk mensosialisasikan pencegahan kanker serviks. Saat ini jika melihat perkembangan di lingkungan sekitar.”
“Semoga perempuan lainnya di daerah ini sudah semakin peduli, dalam upaya menurunkan risiko kanker serviks,” tuturnya.
I mengajak para perempuan di Kalimantan Tengah dapat melakukan skrining kesehatan.
Sebagai upaya antisipasi dini terhadap kanker serviks yang merupakan salah satu penyakit sangat berbahaya bagi kaum hawa. (adv)
