Painan– Dalam upaya meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Selatan terus memperkuat fasilitas kesehatan di berbagai wilayah.
Hal ini ditandai dengan dimulainya pembangunan Gedung Farmasi dan Gedung Rawat Inap di RSUD Pratama Tapan. Peletakan batu pertama pembangunan tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, Senin (1/9/2025).
Acara peletakan batu pertama berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran pejabat pemerintah daerah, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca), tenaga kesehatan, serta tokoh masyarakat.
Kehadiran Bupati di lokasi pembangunan mendapat sambutan hangat dari warga setempat yang menaruh harapan besar pada proyek ini.
Bupati Hendrajoni dalam sambutannya menegaskan bahwa pembangunan fasilitas kesehatan ini adalah wujud nyata komitmen Pemkab Pesisir Selatan dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih dekat dan merata bagi seluruh masyarakat. Menurutnya, pembangunan sarana kesehatan di wilayah selatan sangat mendesak untuk diwujudkan.
“Pembangunan Gedung Farmasi dan Rawat Inap di RSUD Pratama Tapan ini merupakan langkah konkret dalam meningkatkan akses layanan kesehatan masyarakat. Dengan adanya fasilitas ini, warga di wilayah Tapan, Lunang, dan Silaut tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke Painan hanya untuk mendapatkan pelayanan medis yang lebih lengkap,” ujar Bupati.
Pembangunan Telan Anggaran Rp1,7 Miliar
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Selatan, Agustina Rahmadani, menjelaskan bahwa pembangunan kedua gedung tersebut menelan biaya Rp7,1 miliar.
Tak hanya itu, Pemkab juga menambahkan anggaran sebesar Rp10 miliar untuk pengadaan berbagai sarana dan prasarana penunjang, sehingga rumah sakit bisa beroperasi optimal.
Menurut Agustina, alokasi anggaran sebesar Rp7,1 miliar digunakan untuk pembangunan fisik gedung farmasi dan rawat inap, sementara Rp10 miliar tambahan difokuskan pada pengadaan fasilitas medis, tempat tidur pasien, peralatan farmasi modern, serta sarana penunjang lainnya.
“Dengan dukungan fasilitas lengkap, kami yakin RSUD Pratama Tapan mampu memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat,” jelasnya.
Sejalan Dengan Program Nasional
Ia menambahkan, pembangunan ini sejalan dengan program nasional dalam memperluas jangkauan layanan kesehatan dan mendukung pencapaian tujuan pembangunan daerah.
Menurut Agustina, keberadaan rumah sakit dengan fasilitas yang memadai akan memberikan dampak positif terhadap kesehatan masyarakat secara keseluruhan.
Dapat Dukungan Tokoh Masyarakat
Tokoh masyarakat Tapan, Mukrizal, menyambut baik pembangunan tersebut. Ia menilai kehadiran fasilitas farmasi dan rawat inap akan sangat meringankan beban warga, terutama dalam kondisi darurat medis.
“Selama ini kalau ada keluarga yang sakit parah, kami harus ke Painan atau bahkan ke Padang. Dengan adanya fasilitas ini, tentu akan sangat membantu dan mempercepat penanganan,” ungkapnya.
Selain masyarakat, tenaga kesehatan di wilayah Tapan juga menyampaikan apresiasi. Mereka menilai, pembangunan fasilitas baru ini akan memudahkan kinerja tenaga medis karena ketersediaan peralatan dan ruang rawat inap yang lebih layak.
Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap RSUD Pratama Tapan.
Pembangunan gedung baru ini tidak hanya difokuskan pada aspek fisik semata, tetapi juga memperhatikan standar pelayanan. Pemkab menekankan pentingnya penerapan standar kesehatan nasional dalam setiap tahapan pembangunan, sehingga gedung farmasi dan rawat inap yang dibangun benar-benar layak digunakan dalam jangka panjang.
Dari sisi perencanaan, pembangunan gedung farmasi dan rawat inap juga diproyeksikan menjadi salah satu pilar dalam pengembangan kawasan selatan Pesisir Selatan sebagai pusat layanan kesehatan. Pemerintah daerah berharap keberadaan fasilitas ini mampu mengurangi angka rujukan pasien ke luar daerah yang selama ini cukup tinggi.
Selesai Tepat Waktu
Dalam kesempatan itu, Bupati Hendrajoni mengingatkan seluruh pihak terkait, mulai dari kontraktor pelaksana hingga pengawas lapangan, agar bekerja dengan penuh tanggung jawab.
Ia menekankan bahwa kualitas pembangunan tidak boleh dikompromikan, mengingat gedung ini akan menjadi pusat layanan vital bagi masyarakat.
“Pembangunan ini harus diselesaikan tepat waktu dan sesuai standar. Jangan ada pekerjaan asal-asalan, karena yang akan memanfaatkan gedung ini adalah masyarakat luas,” tegas Bupati.
Pemerintah menargetkan pembangunan Gedung Farmasi dan Rawat Inap RSUD Pratama Tapan selesai sesuai jadwal, sehingga segera bisa difungsikan.
Dengan beroperasinya gedung baru tersebut, masyarakat di wilayah selatan Pesisir Selatan diharapkan memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih cepat, aman, dan terjangkau.
Melalui proyek ini, Pemkab Pesisir Selatan menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pemerataan pembangunan, terutama di sektor kesehatan.
Fasilitas kesehatan yang memadai diyakini tidak hanya meningkatkan kualitas layanan, tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam memperoleh hak dasar di bidang kesehatan. (*)
