Dharmasraya- Kapasitas ASN akan sangat menentukan jalannya roda pemerintahan yang merata dalam menjalankan visi dan misi bupati selama memimpin.
Pernyataan itu yang di sampaikan oleh Paslon Annisa-Leli saat debat publik pasangan calon bupati-wakil bupati Dharmasraya Pemilihan serentak tahun 2024, di gedung Auditorium Kantor Bupati setempat, Rabu (20/11/2,024).
“Baiknya roda pemerintahan dengan menghilangkan KKN,” kata Annisa Suci Ramadhani, di hadapan panelis dan ratusan pendukung.
Bukan hanya itu, lanjutnya, pengawasan internal dan non internal perlu dilakukan untuk menunjang jalannya pemerintahan yang merata.
“Kita juga akan melibatkan media dalam melakukan pengawasan, untuk menuju pembangunan Kabupaten yang merata,” ucapnya.
Lewat visi dan misi “Dharmasraya kesejahteraan yang merata” Paslon yanh di singkat ASLI Akan menciptakan pemerintahan yang bebas dari KKN.
“Kita akan menempatkan ASN yang memiliki kapasitas di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD),” sebutnya.
Dalam debat pertama itu, hadir tujuh panelis. Yakni, Dr Hardi Putra Wirman Dosen UIN Bukittinggi, Dr Zona Rida Rahayu Dosen Ummy Kota Solok, Dr Firdaus Dosen Universitas PGRI, Jonedi,SE.MM, Dr Joni Zulhendra, Dr Malse Yulivestra, Dr Virtous Setyaka.
Hadir dalam debat Publik yang diselenggarakan oleh KPUD Dharmasraya itu, Bupati, Kapolres, Kajari, Bawaslu serta seluruh OPD.(*)
