100 Hari Kerja, Annisa Targetkan Realokasi Anggaran Rp57 M

Bupati Annisa Suci Ramadhani menyebut salah satu tantangan terbesar Dharmasraya, ke depan adalah ketergantungan fiskal terhadap dana pusat.

Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani.

Dharmasraya – Bupati Annisa Suci Ramadhani menyebut salah satu tantangan terbesar Dharmasraya, ke depan adalah ketergantungan fiskal terhadap dana pusat.

Pernyataan itu ia sampaikan saat sambutan perdananya dalam sidang paripurna DPRD, serah terima jabatan bupati.

“Saat ini, lebih dari 85% pendapatan daerah masih berasal dari dana transfer pusat.”

“Ini menunjukkan bahwa kita harus mulai membangun kemandirian fiskal agar tidak selalu tergantung pada kebijakan pusat,” tegasnya, Senen (3/3/2025).

Selain itu, ia juga menyoroti kondisi infrastruktur yang masih terbatas. Menurutnya, hanya 54% jalan yang berada dalam kondisi mantap.

Selain itu harga sawit yang tidak stabil memberikan dampak signifikan terhadap ekonomi masyarakat, terutama petani.

“Kita tidak bisa terus-menerus membiarkan ketimpangan ini terjadi. Pembangunan infrastruktur harus diprioritaskan.”

“Terutama yang mendukung sektor pertanian dan ketahanan pangan,” tambahnya.

Dalam 100 hari kerja pertama, putri kandung bupati 2004-2009 H Marlon itu, menargetkan sejumlah langkah strategis untuk membangun Dharmasraya yang lebih mandiri.

“Realokasi anggaran sebesar Rp57 miliar akan fokus untuk pembangunan infrastruktur yang mendukung ketahanan pangan dan energi,” jelasnya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya optimalisasi potensi lokal untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dalam bidang pertanian, ia mengusulkan program Petani Milenial yang bertujuan meningkatkan produktivitas petani dengan bantuan alat pertanian, benih, pupuk, dan modal usaha.

“Jika kita ingin meningkatkan kesejahteraan petani, maka kita harus memberikan mereka akses yang lebih baik terhadap teknologi dan pasar,” tegasnya (*)

Exit mobile version