Padang, Posinfo.co – Kondisi udara di Sumatera Barat saat ini masuk kategori tidak sehat. Hal ini mengindikasikan jika dampak pembakaran hutan yang terjadi di luar Sumbar semakin meluas dan membahayakan kondisi kesehatan masyarakat.
Saat ini, kabut asap terus menyelimuti berbagai daerah di Sumbar, di Kabupaten Dharmasraya, Rabu (18/10/2023) pagi kabut asap begitu pekat.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Dharmasraya menginformasikan kondisi kualitas udara di daerah tersebut masuk dalam kategori tidak sehat.
Berdasarkan informasi yang disediakan oleh AQI (Air Quality International) kualitas udara di wilayah Pulau Punjung pada pukul 10:00 WIB Rabu 18 Oktober 2023, tercatat PM 2,5 (sebesar 58,4 mikrogram per meter kubik).
Sehingga, pada keadaan seperti ini, udara di wilayah yang bersangkutan termasuk dalam katagori Tidak Sehat (nilai PM 2.5 range 55,5-150,4).
Akibat buruknya kualitas udara ini, DLH menghimbau agar masyarakat, tidak berada di luar rumah jika tidak ada keperluan penting dan mendesak, menggunakan masker jika terpaksa harus keluar rumah.
Kepala DLH, Budi Waluyo mengatakan selain itu, pihaknya juga meminta agar masyarakat tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar, tidak membakar sampah dan membuang bara api.
“Segera konsultasi ke dokter jika merasakan gejala pernafasan tidak normal dan Segera melaporkan dan menginformasikan,” ucap Budi Waluyo.
Akibat Pembakaran Hutan di Luar Sumbar
Budi Waluyo menyebutkan, kabut asap itu terjadi di duga sebagian besar akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di daerah tetangga.
“Sebagian kecil dari kita juga,” sebut mantan Kabag organisasi Kabupaten Dharmasraya, tahun 2022 itu.
Terpisah, Plt Dinas Kesehatan Dharmasraya Plt Dinas Kesehatan Dharmasraya, Yefrinaldi mengatakan, pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tetap waspada dengan kondisi kabut asap
Lowongan Pekerjaan:
Toko Bangunan Ini Butuh Supir dan Staff Akuntan
PT Sarana Pahala Niaga Butuh Staff Perpajakan
Zataka Express Butuh Kurir, Minimal SMA Sederajat
IQOS Butuh Karyawan, Minimal SMA Sederajat
SD Telkom Padang Buka Lowongan, Berminat?
Saat Ini Tom Burger Butuh Beberapa Karyawan, Siapkan Lamaran!
“Kualitas udara saat ini memang tidak sehat,” katanya via telpon genggamnya.
Ia juga menyarankan, agar seluruh Siswa yang memang setiap hari harus ke sekolah, agar jaga kesehatan dan tetap pakai masker.
“Kita harapkan siswa pakai masker saat ke sekolah maupun ketika berada di luar jam sekolah,” ucapnya.
Guna mengantisipasi hal tersebut, pihaknya sudah lakukan koordinasi dengan dinas pendidikan setempat, agar betul-betul memperhatikan kondisi cuaca saat ini.
“Kita juga sudah koordinasi dengan Disdik Dharmasraya, terkait kondisi cuaca saat ini,” jelasnya.
Ia berharap, agar siswa ataupun masyarakat untuk segera ke rumah sakit atau pusat kesehatan, jika dirasakan adanya sesak nafas atau gejala lainya.
Liburkan Sekolah
Sementara itu, tidak sehatnya kondisi udara di Dharmasraya, masyarakat meminta agar pemerintah daerah melalui pihak terkait, untuk meliburkan anak sekolah.
“Kalau bisa sekolah di liburkan, atau setidaknya kurang aktivitas di luar sekolah,” pinta Antoni, salah seorang warga setempat. (019)
