Padang, rakyatsumbar.id – Masalah keterbatasan fasilitas kamar dan bed menjadi kendala Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M. Djamil Padang selama ini.
Direktur Utama RSUP M. Djamil Padang, Dr dr Dovy Djanas SpOG KFM MARS mengatakan, saat ini RSUP M. Djamil Padang tengah melakukan pembenahan khusus dalam pelayanan.
Hal ini lantaran RSUP M Djamil Padang menjadi rujukan terakhir pelayanan kesehatan di Sumatera Barat.
“Saat ini RSUP M Djamil Padang memiliki 800 tempat tidur. Jumlah itu harus di tambah guna memenuhi kebutuhan perawatan pasien rawat inap,” ungkapnya, Jumat (4/8/2023).
Dovy Djanas menambahkan, pihaknya berharap dukungan dan kolaborasi banyak pihak. Hal ini terbilang penting lantaran hal ini mendukung penuh eksistensi ke depan.
RSUP M Djamil tak Kalah dengan RS Luar Negeri
Dovy Djanas menyampaikan, dari sisi fasilitas layanan kesehatan RSUP M Djamil Padang sangat lengkap, sama halnya dengan fasilitas rumah sakit di luar negeri.
“Rumah sakit luar negeri lebih fokus ke service, sementara dari sisi fasilitas, RSUP M. Djamil tak kalah dengan beberapa rumah sakit di luar negeri seperti di Singapura atau Malaysia,” ungkapnya.
Baca Juga:
Resmi, Walikota Padang Lantik 113 Kepala SD dan SMP
Ia menyebut, yang menjadi permasalahan dan harus segera di benahi adalah bagaimana pelayanan di RSUP M Djamil sama dengan service yang di berikan oleh rumah sakit lainnya.
“Kita berharap dalam beberapa tahun ke depan, kita bisa memberikan pelayanan excellent kepada masyarakat. Sehingga pasien tak lagi berobat ke luar negeri,” cetusnya.
Layani Transplantasi Ginjal
Saat ini RSUP M Djamil Padang menjadi satu-satunya rumah sakit di luar Jawa yang melayani transplantasi ginjal.
Saat ini tercatat RSUP M Djamil Padang sudah melayani sebanyak 19 pasien transplantasi ginjal dengan fasilitas Jaringan Kesehatan Nasional (JKN).
“Ini tentunya menjadi kelebihan kami yang seharusnya bisa di manfaatkan semaksimal mungkin untuk pelayanan, khususnya bagi masyarakat Sumatera Barat,” cetusnya. (001)
