Dharmasraya, posinfo.co – Subuh mencekam, jeritan mintak tolong dari dua pemilik warung penjual bubur ayam dan miso, di Jorong Koto Panjang, Nagari Sikabau, Kecamatan Pulau Punjung, memecah dinginnya subuh.
Masyarakat yang tengah bersiap menunaikan sholat subuh berhamburan ke luar rumah.
Tampa pikir panjang, dengan menggunakan peralatan seadanya, warga yang berada di sekitaran lokasi kebakaran berupaya memadamkan api, yang terus menyala di warung padat penduduk, Rabu (12/06/24).
Tak berselang lama, kebakaran yang di perkirakan terjadi sekira pukul 04.30 Wib itu, memaksa satu unit Mobil pemadam kebakaran dari arah Pulau Punjung, melaju dengan cepat untuk menjinakkan api yang terus berkobar
Raungan sirine Damkar menambah kepanikan warga Nagari Sikabau.
Tak ayal, Masyarakat pun terus berdatangan memberikan pertolongan. Terlebih lagi, lokasi kebakaran tak jauh dari SMP N2 Pulau Punjung.
“Ada dua warung yang terbakar. Yakni, warung bubur ayam dan warung Miso,” kata Wali Nagari Sikabau, Abdul Razak, saat di lokasi kebakaran.
Ia menyebut, ada dua keluarga yang menjadi korban kebakaran, yaitu, Rajab (49) pedagang miso, dan Zul (40) pedagang bubur ayam.
“Apa penyebabnya kita belum bisa pastikan, yang jelas saat ini bantu korban kebakaran dulu,” ucapnya.
Ia menjelaskan, tidak ada korban jiwa dari kebakaran tersebut.
Namun, kerugian mencapai ratusan juta, karena tidak satu pun barang barang yang ada didalam rumah terselamatkan.
“Untuk korban jiwa tidak ada tapi kalau kerugian bisa mencapai Rp100 juta,” ungkapnya
Sebelumnya, satu unit rumah warga di Sipangkur Nagari sipangkur, Kecamatan Tiumang, pada Selasa (11/06/24), sekira pukul 18.53 Wib juga di kabarkan di lalap si jago merah. (010)
