Padang – Situasi tak biasa ini membuat warga komplek perumahan terbesar di Kota Padang itu memilih mematikan peralatan elektronik.
Mulai dari televisi, kulkas hingga lainnya. Hal ini lantaran, spaning yang awalnya normal, mendadak rendah hingga membuat penerangan meredup.
“Dari pada elektronik rusak, mending dimatikan dulu,” ujar Andi, salah seorang warga.
Bukan hanya lampu milik warga yang pencahayaannya meredup, lampu jalan pun sempat mati.
“Kami sempat melapor ke pihak PLN, tapi diarahkan ke PLN mobile,” tambahnya.
Ia mengaku terpaksa menghentikan aktivitas usahanya lantaran tegangan listrik mengalami masalah.
Andi menduga ada masalah di jaringan sehingga berdampak pada tegangan hingga turunnya spaning.
“Jika memang ada masalah, kita berharap pihak terkait bisa mengatasinya, sehingga pelayanan kembali normal,” pungkasnya. (*)
