Setahun Kepemimpinan Hendrajoni–Risnaldi: Fondasi Kuat Menuju Pesisir Selatan Maju dan Berkelanjutan

Bupati Hendrajoni dan Wakil Bupati Risnaldi.

Painan – Genap satu tahun duet kepemimpinan Hendrajoni dan Risnaldi Ibrahim menahkodai Kabupaten Pesisir Selatan periode 2025–2030.

Keduanya resmi dilantik oleh Prabowo Subianto di Istana Negara pada 20 Februari 2025, menandai dimulainya babak baru arah pembangunan daerah.

Satu tahun pertama pemerintahan ini difokuskan pada peletakan fondasi kebijakan dan penguatan sistem tata kelola.

Visi “Pesisir Selatan Maju, Tumbuh dan Berkelanjutan” menjadi kompas utama dalam merumuskan setiap program strategis.

Arah pembangunan tidak hanya menitikberatkan pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia serta keberlanjutan lingkungan.

Langkah awal yang dilakukan adalah memperkuat reformasi birokrasi di lingkungan pemerintahan daerah.

Penataan sistem kerja aparatur, peningkatan disiplin, dan optimalisasi pelayanan publik berbasis digital menjadi prioritas.

Transformasi ini diharapkan mampu menciptakan pelayanan yang cepat, transparan, dan akuntabel bagi masyarakat.

Bupati Hendrajoni dan Wabup Risnaldi didampingi istri dalam sebuah agenda.

Di bidang pendidikan, program “Nagari Pandai” diluncurkan sebagai gerakan peningkatan mutu sekolah di seluruh nagari.
Pemerintah daerah memperbaiki sarana prasarana pendidikan serta meningkatkan kompetensi guru melalui berbagai pelatihan.

Beasiswa bagi siswa berprestasi dan kurang mampu juga digulirkan guna membuka akses pendidikan yang lebih luas.

Sektor kesehatan diperkuat melalui program “Nagari Sehat” dengan 16 indikator utama sebagai standar pelayanan.

Setiap nagari didorong memiliki fasilitas dasar seperti Puskesmas Pembantu (Pustu) dan sarana olahraga. Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dijalankan untuk mendeteksi dini berbagai penyakit di tingkat keluarga.

Bupati Hendrajoni menegaskan bahwa kesehatan masyarakat menjadi pondasi utama pembangunan.

“Kesehatan adalah fondasi pembangunan. Jika masyarakat sehat, produktivitas meningkat dan kesejahteraan akan mengikuti,” ujarnya dalam sebuah kesempatan.

Bupati Hendrajoni dan Wabup Risnaldi bercengkrama dengan masyarakat dalam sebuah kegiatan.

Penguatan nilai religius dan budaya lokal juga menjadi perhatian melalui program “Nagari Mengaji”. Program tersebut menekankan penerapan filosofi ABS-SBK dalam kehidupan sosial masyarakat.

Di sektor ekonomi, program “Nagari Sejahtera” dan “Nagari Kanyang” diarahkan untuk memperkuat UMKM, pertanian, dan perikanan.

Pembangunan infrastruktur seperti jalan, irigasi, dan sarana air bersih terus dilakukan guna menunjang aktivitas ekonomi.

Pemerintah daerah menargetkan pertumbuhan ekonomi secara bertahap hingga 6,5 persen dalam periode ini.

Indeks Pembangunan Manusia yang berada di kisaran 72 juga ditargetkan meningkat hingga mencapai angka 75.

Upaya pengentasan kemiskinan dan penurunan angka pengangguran terbuka menjadi agenda prioritas lainnya.

Bupati Hendrajoni ketika meninjau ketersediaan Sembako.

Berbagai pelatihan kerja, pengembangan wirausaha muda, dan kolaborasi dengan sektor swasta terus digencarkan.

Isu mitigasi bencana dan pelestarian lingkungan turut menjadi bagian integral pembangunan berkelanjutan.

Memasuki tahun kedua, kepemimpinan Hendrajoni–Risnaldi berkomitmen mempercepat realisasi program prioritas dengan pengawasan yang lebih ketat.

Satu tahun mungkin baru langkah awal, namun fondasi pembangunan telah diletakkan dengan arah yang jelas.

Dengan kerja nyata dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, Pesisir Selatan optimistis melangkah menuju masa depan yang lebih maju, tumbuh, dan berkelanjutan. (*)

Exit mobile version