Rektor UNP Mengaku Kecewa, Ada Apa Gerangan?

Padang, posinfo.co -Rektor UNP, Prof Ganefri terang-terangan mengaku kecewa.

Hal itu ia sampaikan saat memberikan pidato pada kegiatan sidang terbuka Majelis Wali Amanat (MWA).

Hal ini dalam rangka laporan tahunan rektor tahun 2022 di Auditorium UNP.

Kekecewaan itu tak terlepas dari 30 prodi yang ada di UNP tidak meluluskan calon dosen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Walau yang mengikuti tes dosen di UNP telah lulus Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

“Mereka telah lulus SKD-nya. Kenapa 30 prodi tidak meluluskan para calon dosen PPPK ini.”

“Apakah mereka belum bisa mengajar, tetapi kan bisa di latih. Atau prodi membutuhkan dosen seperti malaikat.”

“Saya ingin tahu permasalahan seperti apa. Jangan berpikir hak kita hilang, seiring penambahan dosen baru,” ucap Ganefri penuh kecewa.

Ia menekankan, pada saat ini UNP membutuhkan 200 lebih dosen, karena UNP membutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk membangun universitas.

Prof Ganefri menjelaskan, UNP telah resmi berubah status kelembagaan dari PTN BLU (Badan Layanan Umum) menjadi PTN BH (Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum).

“Pada saat ini di UNP sangat di butuhkan koordinasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk membangun UNP agar UNP menjadi salah satu perguruan tinggi kelas dunia World Class University (WCU) di Indonesia.

“Hal ini sesuai dengan keinginan dari pemerintah pusat,” jelasnya. (010)

Exit mobile version