Padang, posinfo.co – Beberapa spanduk yang di tujukan kepada dr. Richard Lee di usung puluhan demonstran yang melakukan demontrasi di Klinik Kecantikan Athena, Senin (6/5/2024).
Klinik ini milik dr. Richard Lee yang berada di Jalan Proklamasi No.52 A&B RT.004 RW.001 Kelurahan Sawahan Kecamatan Padang Timur, Kota Padang.
Mahasiswa yang tergabung dalam aliansi Pemuda Peduli Sumatera Barat ini, meminta bertemu dengan pimpinan klinik dan meminta maaf kepada warga Kota Padang.
Hal ini terkait berita pencurian di Klinik Athena yang kiranya adalah hoax yang di ciptakan oleh pihak Athena sendiri.
“Kami meminta pihak Athena untuk bertemu kami.”
“Kami meminta mereka mengucapkan permintaan maaf kepada warga Kota Padang atas hoax yang mereka ciptakan. Tetapi kami di usir,” tegas Rasyid Alhafizh koordinator aksi demo ke Klinik Athena, Padang.
Walau telah di jaga aparat kepolisian agar tidak terjadi hal – hal yang tidak di inginkan, management klinik Athena bersikukuh tidak menemui para pendemo.
Mendapatkan tidak ada tanggapan dari pihak klinik Kecantikan Athena, Padang, para demonstran melanjutkan aksi demontrasi di Polresta Padang.
Awak media mencoba mengkonfirmasi kepada pihak Klinik Kecantikan Athena pasca bertolaknya pendemo untuk melanjutkan aksi demontrasi di halaman Polresta Padang.
Tetapi, salah seorang pegawai Klinik Kecantikan itu tidak mau memberikan komentar tentang aksi demontrasi di kliniknya.
“Maaf kami tidak bisa berkomentar,” ucap salah seorang pegawai klinik kecantikan tersebut.
Di Polresta Padang, demonstran meminta pihak kepolisian untuk menangkap dr. Richard Lee.
Lantaran. telah menyebar hoax hingga membuat gusar warga Kota Padang.
“Kami meminta pihak kepolisian untuk menghukum dr. Richard Lee karena membuat hoax di Kota Padang,” ucap pendemo.
Masuk Laporan Polisi
Kasat Reskrim Polresta Padang Kompol Dedy Adriansyah Putra yang menemui pendemo menjelaskan pada saat ini, telah masuk laporan polisi pada 2 Mei 2024.
Hal ini tentang informasi hoax yang dilakukan oleh Klinik Kecantikan Athena.
“Selasa depan proses akan berjalan, kita akan melakukan pemeriksaan dengan sejumlah pihak yang terlibat dalam hal ini.”
“Hal ini dari pimpinan Athena serta terduga pelaku pencurian Kendi,” jelasnya kepada wartawan setelah pendemo membubarkan diri.
Dedy Adriansyah Putra menambahkan, kasus pencurian di klinik kecantikan Athena Padang milik dokter Richard Lee, merupakan hasil rekaya oleh pihak klinik.
Hal itu terungkap setelah jajaran Polresta Padang menyelidiki lebih lanjut kasus yang sempat viral karena terekam CCTV itu.
“Tim kami menelusuri kasus yang menjadi viral. Tetapi pihak management Klinik Kecantikan Athena menjelaskan telah berdamai dengan terduga pelaku tindak kejahatan.”
“Jadi, pelaku yang bernama Kendi sebelumnya berhasil di amankan dan di lakukan pemeriksaan oleh pihak Polresta Padang.”
“Kendi sendiri mengakui melakukan tindakan pura – pura mencuri yang di suruh oleh management klinik,” jelasnya.
Kendi Menghilang
Dedy Adriansyah Putra meminta para pendemo untuk memberikan kesempatan kepada jajaran kepolisian untuk menuntaskan kasus hoax yang di buat oleh Klinik Kecantikan Athena.
“Selasa besok kita sudah menjadwalkan pemeriksaan terhadap hoax yang di informasikan oleh Klinik Kecantikan Athena,” jelasnya.
Ia menerangkan, saat ini pihaknya akan memanggil kembali Kendi, karena ada tuduhan dari pihak Kendi yang menyatakan mendapatkan tindakan kekerasan saat di interogasi oleh Polisi.
“Tolong klarifikasi kepada kami, jika ada anggota kami melakukan tindak kekerasan saat proses interogasi,” ucapnya.
Pada saat ini, menurut Dedy Adriansyah Putra Kendi menghilang, tetapi berdasarkan informasi, Kendi masih berada di Padang.
“Berdasarkan informasi, Kendi masih ada di sini (Padang) apakah di sembunyikan pihak Athena, saya tidak tahu.”
“Jika Kendi ingin klarifikasi tentang kekerasan yang menimpanya, silahkan datang ke kami,” tambahnya.
Saat di tanya, apakah Polresta Padang mengetahui bahwa pihak Athena telah memberikan uang kepada pihak Kendi, Kasat Reskrim Polresta Padang menjelaskan pihaknya tidak mengetahui.
“Itu saya tidak tahu, nanti akan kita gali infomasinya,” paparnya.
Terima Uang
Terpisah, salah seorang warga yang berada di sekitar Klinik Kecantikan Athena menjelaskan bahwa, pihak Kendi telah menerima uang dari pihak Athena sebanyak Rp20 juta.
“Kendi telah menerima uang sebanyak Rp20 juta dari Athena. Uang tersebut di belikan Kendi sepeda motor baru,” jelasnya.
Warga tersebut menjelaskan, setelah aksi demontrasi yang di lakukan mahasiswa, ia menjelaskan, warga akan melakukan demontrasi ke Klinik Kecantikan Athena.
“Setelah melihat aksi demontrasi damai yang dilakukan mahasiswa, kami warga juga akan melakukan demontrasi ke Athena,” tutupnya. (007)
