Dharmasraya, posinfo.co – Proyek drainase di jalan poros perumahan Lawai Permai Jorong Seberang Mimpi, Nagari Gunung Medan, Kecamatan Sitiung, menjadi buah bibir masyarakat.
Bukan hanya penggunaan bahan material, tetapi juga cara pekerja saat mengerjakannya yang di duga asal asalan.
Dari data di dapat di lapangan, proyek drainase yang panjangnya lebih kurang 100 meter itu di bawah Dinas Perkimtam Kabupaten Dharmasraya dengan dana lebih kurang Rp118 juta.
Bahkan, Proyek yang bersumber dari dana Insentif Fiskal itu, di kerjakan oleh CV Bukit Berlian Konstruksi.
Proyek ini bernomor SPK 000.3.2/29/SPK/PK/PSU/Parkimtan-2024 yang di kerjakan 18 Juli 2024.
Anehnya lagi, para pekerja proyek tak melakukan penakaran dalam melakukan pengadukan semen dengan pasir.
Apalagi, pasangan batu terlalu jarang, sehingga di kuatirkan akan terjadi pengeroposan.
“Kita masyarakat sini, tidak tahu proyek ini bersumber dari dana apa.”
“Karena saat proyek di mulai, kami belum melihat adanya plank proyek,” kata Aldi, warga setempat, Senin (19/08/24).
Ia menilai, proyek tersebut dikerjakan asal jadi tanpa mengedepankan mutu dan kekuatan dari drainase itu.
“Masak iya, pasangan batunya jarang jarang gitu, dan batu kalinya terlalu besar, ” sebutnya sambil menunjukan wajah kecewa.
Terpisah, Kepala Dinas Parkimtan Kabupaten Dharmasraya Silaturahim, menyebutkan bahwa proyek drainase itu milik Parkimtan yang di kerjakan oleh Kontraktor
“Mamang benar, proyek drainase di perumahan Lawai itu berada di bawah dinas kami,” katanya via telpon.
Ia pun mengatakan, jika ingin data lebih lengkap dan valid secara teknis, agar menghubungi Kabid yang membidangi proyek tersebut (010)
