Padang, posinfo.co – Puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang terdampak penertiban PKL si Pantai Padang melakukan penutupan akses jalan di kawasan Jalan Samudera Padang, Kamis (21/9/2023).
Mereka menutup akses jalan sebagai cada meminta Pemko Padang untuk memperbolehkan mereka untuk bisa berdagang kembali di sepanjang Pantai Padang.
Selain itu, mereka menutut kehadiran Walikota Padang atau Wakil Walikota Padang untuk bisa menemui mereka.
Hanya saja, saat aksi utu, para pendemo hanya di temui oleh Plt Kasat Pol PP Padang Raju M. Chaniago.
“Anak-anak kami butuh biaya sekolah. Kami butuh makan, sudah seminggu kami di larang berjualan.”
“Kemana kami akan mengadu lagi,” ucap Rani salah seorang pendemo dalam aksi tersebut.
Selain membentangkan poster, para pendemo juga menghadirkan jenazah mainan yang di selimuti kain. Inj menandakan matinya mata pencaharian para PKL yang telah lama berdagang di sepanjang pantai Padang.
Lowongan Pekerjaan:
Samsung Experience Store Butuh Karyawan, Ada untuk SMA Sederajat
Loker Karyawan Mini Market, Minimal SMA Sederajat
Kebuli Abuya Butuh Karyawan, Minimal SMA Sederajat
Theta Mart Padang Butuh Banyak Karyawan, Minimal SMA Sederajat
Garis Langit Mart Cari Pramuniaga, Minimal SMA Sederajat
Hawaii Offset Cari Karyawati Bagian Umum, Minimal SMA Sederajat
Rajo Corner Butuh Waiter, Cashier dan staff Dapur
Cafe Ini Butuh Karyawan, Gaji Rp2 juta Perbulan plus Makan
Trans Studio Mini Padang Cari Kandidat Karyawan, Minimal SMA Sederajat
“Kami hanya para penjual jajanan jalanan, jika kami di gusur dengan apa kami menghidupi keluarga,” jelas Febi yang merupakan salah seorang pendemo.
Tampung Aspirasi
Plt Kasat Pol PP Padang Raju M. Chaniago dalam kesempatan itu, mencoba berdialog dengan para PKL.
Menurutnya, ia hanya bisa menampung aspirasi dari para PKL untuk di bicarakan di tingkat pimpinan.
“Kami akan tampung aspirasi para PKL ini, dan akan bawa untuk di bicarakan di tingkat pimpinan,” jelasnya.
Setelah di temui Plt Kasat Pol PP Padang Raju M. Chaniago, para pendemo tetap menutup akses dua arah di Jalan Samudra, dengan pengawalan aparat kepolisian.
“Kami hanya ingin bertemu dengan walikota Padang atau Wakil Walikota Padang. Biarkan kami menutup akses jalan ini,” tutupnya. (007)
