Padang, posinfo.co – Ketua Panitia Latpres Dollaria, Mas Amin membantah jika dirinya lari dari arena lomba hingga mengakibatkan kekecewaan pemain.
Sebelumnya beredar informasi pada Latpres Dollaria yang berlangsung di Tepi Aia, Brandon Padang, Minggu (16/7/2022) Panpel meninggalkan lokasi lomba.
Ia mengkalim, tidak pernah lari dari kondisi rumit yang terjadi saat Latpres, malah ia menegaskan bertanggungjawab dengan mencari dana segar untuk membayar hak pemain.
“Saya tidak lari, saya pergi ke ATM ambil uang untuk membayarkan hadiah pemain,” ujar Mas Amin kepada posinfo.co, Minggu (16/7/2023).
“Saya pergi ke ATM untuk ambil uang, namun saat itu kartu ATM saya tertelan. Lantas saya menemui saudara untuk cari uang pinjaman. Dari sanalah saya lantas ke lapangan dan membayar kewajiban panitia ke pemain,” tambahnya.
Mas Amin menjelaskan, tak ada niat sedikitpun untuk lari dari tanggungjawab. Lantaran, tak ada alasan baginya untuk melakukan itu.
“Saya ini pemain, yang tiap hari bertemu dengan rekan-rekan Kicau Mania. Mana mungkin saya lari dari tanggungjawab,” tegasnya.
Bayarkan Hak Pemain
Ia menambahkan, saat ini semua hak pemain sudah di bayarkan. Baik itu hadiah loss maupun tiket yang terlanjur di beli oleh pemain.
“Setelah saya dapat uang, saya langsung bergegas ke lapangan. Membayar semua tanggungjawab panitia. Tidak ada masalah lagi.”
“Hal itu meliputi hadiah pemain, tiket yang terlanjur di beli serta hal juri,” ulasnya memberikan keterangan.
Mas Amin menambahkan, bagi pemain yang telah terlanjur membeli tiket dan telah meninggalkan lokasi lomba, ia mengimbau untuk segera menghubungi panitia untuk mengembalikan uang tiket.
Berita Sebelumnya: Peserta Latpres Dollaria Mengamuk, Ketua Panpel Keluarkan Jurus Langkah Seribu
Syaratnya membawa tiket yang telah di beli, nantinya panitia akan menukarnya dengan uang tergantung nominal tiket yang telah di beli.
“Kami imbau kepada pemain untuk menghubungi panitia di nomor 02812-6136-6663. Kita akan lakukan pergantian tiket tergantung harga tiket yang telah di beli pemain,” pungkasnya.
Berikan Apresiasi
Andi Cut, salah seorang pemain mengapresiasi kesigapan panitia dalam menetralisir masalah yang terjadi.
Meski sempat terjadi ketegangan dari berbagai kalangan, namun semua masalah telah selesai dengan damai.
Ia menyebut, panitia telah menunaikan tanggungjawabnya.
Hal itu seperti membayar hadiah dan mengembalikan tiket yang telah terlanjur di beli pemain.
“Posisi saya adalah sebagai pemain. Untuk panitia, semua tanggungjawab telah mereka tunaikan. Jadi tidak ada lagi masalah,” tutupnya. (001)
