Padang Darurat Sampah, Bagaimana Solusinya?

Kepala DLH Kota Padang, Mairizon.
Kepala DLH Kota Padang, Mairizon.

Padang, posinfo.co – Cukup buka aplikasi, masalah sampah bisa teratasi. Tak perlu pusing, bagi masyarakat yang memiliki masalah dalam membuang sampah cukup membuka link https://bit.ly/tpssampahresmi.

Ya, masalah sampah memang menjadi salah satu kendala dalam kehidupan sosial. Kendalanya tak lebih dari sulitnya menjari Tempat Pembuangan Sampah (TPS) atau kontainer sampah.

Tak berlebihan jika saat ini Kota Padang sudah darurat sampah. Perlu terobosan dan inovasi Pemko Padang untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Salah satu penyebab, banyaknya sampah berserakan dan di gantung di mana-mana lantaran, selama ini masyarakat jarang mengetahui  di mana letak TPS.

Akibatnya, warga memilih menempatkan sampah seenaknya tanpa memikirkan akibat dan faktor buruk lainnya yang timbul karenanya.

Jadinya, hal ini berlahan menimbulkan masalah baru, bukan saja masalah banyaknya sampah yang bertebaran, namun juga menyangkut keindahan dan menimbulkan bau.

Ketahui Letak Kontainer dengan Aplikasi

Aplikasi titik kontainer sampah.
Aplikasi titik kontainer sampah.

Kini, agar warga tidak kesulitan membuang sampah Pemko Padang telah memfasilitasinya.

Kini masyarakat bisa mengetahui letak kontainer sampah, Pemko Padang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) membuat aplikasi.

Aplikasi tersebut berisi informasi terkait titik TPS di Kota Padang.

“Tentunya kita ingin memudahkan warga lewat aplikasi itu,” ujar Kepala DLH Kota Padang, Mairizon, kepada Diskominfo Kota Padang, Minggu (4/6/2023).

Warga hanya membuka link https://bit.ly/tpssampahresmi untuk mengetahui letak TPS di Padang.

Pada aplikasi ini terdapat peta Kota Padang lengkap dengan titik TPS.

“Silakan digunakan untuk mengetahui titik TPS kita,” sebut Mairizon.

Ia mengakui selama ini warga kerap membuang sampah sembarangan.

Sampah sengaja diletakan di sembarang tempat. Akibatnya, petugas DLH kesulitan.

“Saat ini Padang sudah darurat sampah.

“Ini buntut dari rendahnya kesadaran warga dalam menjaga kebersihan, membuang sampah pada tempatnya,” ujarnya.

Saat ini produksi sampah warga Padang cukup besar dan terus bertambah dalam kondisi tertentu.

“Dalam sehari mencapai 500 ton.”

“Sementara, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Air Dingin sudah semakin penuh,” pungkasnya.

Ia berharap dengan aplikasi ini masyarakat bisa terbantu. Sehingga tidak lagi menebar sampah sembarangan. (001)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *