Pasaman Barat, posinfo.co – Perwakilan OPD yang tergabung dalam TPID Kabupaten Pasaman Barat mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah melalui Vidcon, Senin (22/1/2024).
Rapat ini dengan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, di ruang Balkon Kantor Bupati setempat.
Rakor di buka dan di pimpin oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian. Dengan narasumber dari Kementerian atau Lembaga terkait.
Dalam rakor, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas kinerja semua pihak dan pemangku kepentingan.
Lantaran sudah berhasil menjaga stabilitas inflasi nasional di angka 2,61% (yoy).
“Ini adalah angka yang sangat baik, terjaga dan ini hasil kerja keras kita semua.”
“Kita sudah melaksanakan rapat ini kurang lebih 1 tahun 4 bulan dari bulan September 2022.”
“Dimana angka inflasi tertinggi pada tahun 2022 mencapai 5,51 persen,” ungkapnya.
Pasaman Barat Masih Tertinggi
Ia mengingatkan, meski telah ada penurunan inflasi nasional, namun masih terdapat beberapa kabupaten/kota yang memiliki tingkat inflasi yang tinggi.
Seperti Pasaman Barat mendapatkan peringkat 4 tertinggi untuk harga daging ayam ras yaitu diangka 19,29%, dan 9 tertinggi untuk harga beras yaitu di angka 2.86%.
Ia berharap para kepala daerah dapat bekerja sama untuk menekan angka inflasi.
Tito Karnavian juga berpesan, agar daerah tidak lengah dan terus melakukan langkah-langkah pencegahan agar tidak terjadi kenaikan inflasi lebih tinggi lagi.
“Adapun beberapa langkah-langkah yang dapat diambil pemerintah daerah, di antaranya memberikan bantuan sosial.”
“Gerakan pasar murah kepada masyarakat yang tidak mampu serta beberapa cara lainnya yang mampu menstabilkan kembali harga barang,” jelasnya.
Sementara itu, berdasarkan grafik harga bahan pangan di Kabupaten Pasaman Barat mulai 15 sampai 22 Januari 2024 menunjukkan nilai harga yang cenderung stabil.
Perubahan harga bahan pangan yang berupa kenaikan hanya terdapat pada harga jagung lokal pipilan, cabai merah lokal, cabai rawit Hijau, susu kental manis biasa dan cabai hijau.
Sedangkan pada tanggal 16 Januari 2024 Jagung lokal pipilan mengalami kenaikan harga sebesar 13,21%.
Selanjutnya pada tanggal 20 Januari 2024 harga cabai merah lokal mengalami kenaikan mencapai 11,11%,.
Di susul cabai rawit hijau yang juga mengalami kenaikan sebesar 10,00% dari harga sebelumnya.
Lalu pada tanggal 21 Januari 2024 harga susu kental manis biasa naik mencapai 3,57%.
Pada tanggal 22 Januari 2024 harga cabai hijau juga mengalami kenaikan sebesar 7,14%.
Data harga tersebut didapatkan dari wilayah Simpang Tiga, Simpang Empat, Kinali, Kapa, Padang Tujuh, Kajai, Paroman dan Talu.
Lakukan Kerjasama
Menanggapi hal itu, Bupati Pasaman Barat Hamsuardi meminta kepada OPD terkait ke depan, supaya Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat melakukan penjajakan kerja sama.
Terutama dengan daerah-daerah penghasil pangan untuk menjaga pasokan pangan di Kabupaten Pasbar.
Selanjutnya, mengkaji pemberian subsidi transportasi kepada pelaku usaha transportasi pembawa pangan.
Hal ini sebagai upaya Pemkab Pasbar menekan biaya transportasi yang tinggi.(bud)
