Padang, posinfo.co – Kemarau yang melanda Sumatera Barat, Kota Padang khususnya berdampak langsung pada pelayanan Perumda Air Minum Kota Padang.
Terjadinya pendangkalan di sumber air membuat suplai air ke sebagian kecil pelanggan mengalami kendala.
Meski tidak mati total, namun intensitas suplai mengalami penurunan intensitas, ketimbang dari biasanya.
Hanya saja, bagi warga Komplek Unand, Lubuk Kilangan yang sekitar seribuan berlangganan air Perumda AM Padang, sejauh ini tidak menemui kendala berarti.
Pelayanan masih normal, dan tidak ada kendala berarti.
Baca Juga: Debit Air Turun Drastis, Perumda AM Padang Terus Jaga Suplai Air
Mayoritas warga komplek terbesar di Kota Padang itu tidak pernah mengalami trouble seperti air mati atau intensitas air yang sampai ke kran menurun.
Rina, salah seorang pelanggan Perumda AM Padang yang tinggal di Blok D Komplek Unand Padang mengaku, tidak ada masalah dengan pasokan air dari Perumda AM Padang.
“Sejauh ini tidak ada masalah, tidak pernah mati (air) di sini. Meski hujan atau kekeringan pun air tetap mengalir deras,” ungkapnya, Rabu (14/6/2023).
Baca Juga: Urgent, Sumber Air Perumda AM Padang Alami Kekeringan
Mayoritas Andalkan Air Perumda AM
Mayoritas masyarakat komplek Unand saat ini memang mengandalkan suplai air dari Perumda AM Padang.
Hanya segelintir saja yang menggunakan sumber air lain seperti sumur tradisional maupun sumur bor.
Terkendalanya suplai air ke pelanggan, tentunya akan berdampak besar bagi masyarakat di komplek ini.
Beruntung, selama ini masyarakat di sana tidak pernah mengalami kendala dalam hal suplai air.
Walau dalam kondisi hujan dan kemarau sekalipun, masyarakat masih bisa menggunakan air kran untuk beraktivitas.
Baca Juga: Atasi Kebocoran Pipa, Perumda AM Padang Lakukan Sweeping
Hemat Gunakan Air
Direktur Utama Perumda AM Kota Padang, Hendra Pebrizal mengimbau kepada pelanggan untuk hemat menggunakan air.
Hal ini lantaran, sejak dua bulan yang lalu, kemarau Melanda Kota Padang. Sebagian besar sumber air mengalami kekeringan dan pendangkalan.
“Kita tentunya terus berupaya bagaimana pelayanan tidak terganggu dengan kondisi alam seperti ini,”
“Kita mengimbau pelanggan untuk hemat menggunakan air serta mencadangkan air,” ujar Hendra.
Hal ini menurutnya, untuk mengantisipasi jika sewaktu-waktu terjadi kendala hingga ada pemutusan jaringan untuk sementara waktu. (001)
