Kajari Dharmasraya Mutasi, Kini Jabat Kejari Purbolinggo

Dodik Hermawan.
Dodik Hermawan.

Darmasraya, posinfo.co – Kepala Kejaksaan Negeri Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, Dodik Hermawan di mutasi menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Kota Purbolinggo.

Mutasi itu berdasarkan keputusan Jaksa Agung RI No: KEP-IV-523/C/05/2024 tanggal 21 Mei 2024.

“Mutasi, rotasi, dan promosi di tubuh Kejaksaan adalah hal yang biasa sebagai bentuk penyegaran dan pengisian jabatan yang kosong,” kata Dodik Hermawan, Rabu (29/05/24).

Setahun menjabat sebagai orang nomor wahid di Kejaksaan Dharmasraya, sejumlah prestasi mentereng mampu ditorehkan di bumi petro dollar itu.

Nantinya, Kejaksaan Negeri Dharmasraya akan di pimpin oleh Ariana Juliastuty, SH.MH

Bukan hanya itu, pria kelahiran 1976 tersebut, juga dekat dengan awak media dan di nilai mampu serta berprestasi dalam jabatannya.

Sehingga mendapat kepercayaan menjadi Kajari Kota Purbolinggo oleh Kejagung.

Berikut sederet prestasi sebagai Kejari Dharmasraya:

1. Bidang pembinaan

Pembenahan dan penambahan berbagai sarana prasarana kantor dalam peningkatan pelayanan masyarakat.

Peningkatan disiplin kerja pegawai, membangun kebersamaan, kekompakan dan kekeluargaan antar pegawai.

Selama kurun waktu setahun (2023 hingga 2024) berhasil menyumbangkan PNBP sekitar kurang lebih total sebesar Rp800 juta.

Baik yang berasal dari perkara tilang, lelang barang rampasan dan denda serta uang sitaan dari perkara korupsi.

2. Bidang intel

Berhasil melakukan penangkapan eksekusi buronan DPO 1 orang (koruptor) dalam perkara korupsi,

Melakukan kegiatan terkait pencegahan tindak pidana korupsi antara lain menjadi narasumber bimtek, jaga nagari, jaksa masuk sekolah, pengawasan aliran kepercayaan, jaksa menyapa di RRI

3. Bidang Pidsus

Menyidik perkara Tipikor dengan kerugian mencapai milyaran rupiah.

Ini terkait kasus dana bagi hasil koperasi sawit pusako ninik mamak di salah satu nagari.

Menyidik perkara yang bersumber dari dana APBN dugaan tipikor pembangunan rusunawa yang sudah mendekati babak akhir.

Berhasil melakukan eksekusi uang pengganti dan denda dalam perkara tindak pidana korupsi senilai Rp500 juta serta berhasil melakukan eksekusi terpidana korupsi sebanyak 4 orang.

4. Bidang Pidum

Membuat inovasi Drive true tilang, Melakukan penyelesaian perkara melalui RJ / RESTORATIVE JUSTICE sebanyak 12 perkara

5. Bidang Datun

Melakukan banyak pendampingan hukum terhadap proyek pemerintah dan melakukan beberapa MOU baik dang pemerintah daerah, BUMN dan BUMD.

Menerima puluhan SKK baik dr BUMN maupun BUMD, mendapat penghargaan dari BPJS Kesehatan.

Hal ini atas dukungan peningkatan kepatuhan badan usaha dan peserta mandiri untuk sustainabilitas program JKN tahun 2023.

Mendapat penghargaan dari BPJS Kesehatan cabang Solok kategori SKK dengan pengumpulan iuran tertinggi,

Mendapat penghargaan atas dukungan peningkatan kepatuhan dan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kabupaten Dharmasraya.

6. Bidang PB3R

Membuat aplikasi digital dalam pengambilan Barang bukti secara online dan pelayanan antar Barang Bukti gratis dengan nama “Siprabu”.

Menerima penghargaan dari Bupati Dharmasraya atas inovasi dalam mempermudah pelayanan publik di daerah itu.

Selain itu banyak kegiatan sosial dan keagamaan lainya. Seperti agenda rutin baksos ke panti asuhan, peduli bencana alam sumbar. (010)

Exit mobile version