Padang, posinfo.co – Hujan di sertai badai yang terjadi di penjuru Kota Padang, Minggu (23/7/2023) siang mengakibatkan beberapa pohon tumbang.
Tak hanya itu, beberapa atap rumah warga terbawa angin. Selain itu, nyaris seluruh tenda-tenda milik PKL di Pantai Padang tak berbentuk buntut di amuk badai.
Plt Kalaksa BPBD Kota Padang Yenni Yuliza saat dihubungi via seluler, Minggu (22/7/2023) menyebutkan, angin kencang disertai hujan yang terjadi hampir merata di wilayah Kota Padang.
Situasi ini menyebabkan pohon tumbang di 31 titik. Angin kencang di sertai hujan tersebut juga menyebabkan beberapa rumah warga dan perkantoran atapnya terbongkar.
“Kejadian ini terjadi di dekat Pantai Padang depan Hotel My All hingga terbawa arus sampai ke pantai dekat Lapas Kelas II A Muaro,” ujar Yenni Yuoiza.
Begitu pula perahu nelayan yang karam di Pantai Muaro Ulak Karang dekat Kampus Bung Hatta.
“Ini laporan update sementara dari Pusdalops BPBD Kota Padang hingga pukul 21.10 WIB malam.
“Saat ini kami masih menampung dan menindaklanjuti laporan masyarakat,” terangnya.
Yenni mengatakan, evakuasi tidak saja di lakukan oleh BPBD Kota Padang, namun juga turut berjibaku di lapangan yakni personel dari Dinas Damkar Kota Padang. Termasuk Satpol PP Padang, Polri, TNI, KSB, Tagana dan masyarakat.
“Pusdalops BPBD Kota Padang membuka nomor pengaduan di line (0751) 778775 atau di nomor seluler WA: 085891522181.”
“Bagi warga yang membutuhkan bantuan jika kejadian serupa terulang kembali dapat menghubungi nomor tersebut,” pungkasnya. (001)
