Dinas Pendidikan Dharmasraya Dapat Kucuran DAK Rp15 Miliar

Dinas Pendidikan Dharmasraya mendapat kucuran DAK Rp15 miliar.
Dinas Pendidikan Dharmasraya mendapat kucuran DAK Rp15 miliar.

Dharmasraya, posinfo.co – Guna menunjang fasilitas Pendidikan di Kabupaten Dharmasraya, tahun ini Dinas Pendidikan Kabupaten Dharnasraya mendapat kucuran Dana Alokasi Khusus (DAK) Rp15 miliar.

Dana ini untuk kegiatan pembangunan infrastruktur pendidikan.

“Gunanya untuk rehab bangunan, bangun gedung baru, dan lainnya,” kata Kepala Dinas Pendidikan Dharmasraya, Boby Perdana R, Senin (26/02/2024).

Alokasi yang berasal dari pemerintah pusat itu di gunakan untuk perbaikan dan pembangunan infrastruktur.

Meliputi sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), dan Pendidikan Anak Usia Dini.

Ia merinci, dana 15 miliar diperuntukkan bagi Sekolah Dasar(SD) Rp8 miliar.

Sekolah Menengah Pertama (SMP) Rp6 miliar, dan Rp1 miliar untuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Menurutnya, perolehan DAK akan sangat membatu percepatan pembangunan infrastruktur sekolah di daerah itu.

Hal ini agar proses belajar berjalan dengan baik.

“Kami pemerintah daerah tentu berterimakasih atas perhatian pemerintah pusat yang terus mengalokasikan DAK untuk kemajuan pendidikan di Dharmasraya,” katanya.

Ia berharap serapan pengerjaan kegiatan tersebut berjalan dengan baik serta dikerjakan secara profesional.

Pihaknya akan melakukan pengawasan agar pembangunan berjalan sebagaimana mestinya.

Ia mengatakan tingginya kepercayaan pusat menyalurkan dana tidak berlepas dari pengusulan data data pokok pendidikan (Dapodik) yang di susun dengan baik.

“Selain persyaratan lain yang harus dilengkapi, rapinya data Dapodik sangat mempengaruhi sekolah untuk mendapatkan DAK tahun ini,” sebutnya

Ia menambahkan Dharmasraya sejak tiga tahun terakhir terus memperoleh DAK. Misalnya pada 2021 Rp39,8 miliar, 2022 Rp18 miliar, dan 2023 Rp9 miliar.

Selain itu, melalui dana BOSDA, Dinas Pendidikan juga memperoleh tambahan dana sebesar Rp200juta untuk 20 sekolah.

“Melalui dana BOSDA kita juga dapat tambahan dana, untuk satu sekolah Rp10 juta,” ucapnya.

Dana tersebut, lanjutnya, diberikan pada sekolah yang jumlah siswanya lebih sedikit di banding dengan sekolah lainya.(010)

Exit mobile version