Dharmasraya Bakal Bangun 2 Ruang Terbuka Hijau

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Dharmasraya, Budi Waluyo
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Dharmasraya, Budi Waluyo

Dharmasraya, posinfo.co Selain di kenal sebagai kabupaten yang kaya dengan sumber daya alam, Dharmasraya lekat dengan sebutan daerah hijau.

Sebab, luasan areal perkebunan mencapai ribuan hektar serta masyarakatnya yang ramah dan menjaga alam.

Untuk melengkapi kesegaran udara di sandingkan dengan tempat bermain nan ramah, tahun 2024 ini, Dinas Lingkungan Hidup akan bangun dua taman baru, Ruang Terbuka Hijau (RTH).

“Ada dua RTH baru yang akan di bangun dan satu peningkatan,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Dharmasraya, Budi Waluyo, Jumat (26/01/24).

Ia menyebutkan, tiga rencana pembangunan RTH itu yakni berada di Kecamatan Koto Besar, Timpeh.

Sementara peningkatan RTH yang di bangun di Simpang Tiga Silago Kecamatan Pulau Punjung.

“Dananya bersumber dari APBD kabupaten. Untuk satu titik kegiatan, berkisar Rp250juta jadi ada Rp750juta seluruhnya,” jelasnya.

Ia menjelaskan, dua titik pembangunan baru RTH itu nantinya lebih pada taman. Seperti merawat tanaman yang ada dan menanam tanaman baru.

“Bagi RTH yang telah ada, lebih pada peningkatan. Seperti drainase, menyediakan sarana olahraga dan perbaikan WC,” ucapnya.

Untuk semua itu, pihaknya telah melakukan Peninjauan langsung ke lokasi bersama konsultan perencanaan dengan anggaran Rp20 juta untuk satu titik.

“Catatan, lahan yang akan dibangun sudah menjadi milik pemerintah. Apakah itu daerah, nagari atau Kecamatan,” katanya lagi.

“Semua ini, merupakan dana Bagi Hasil Sawit (DBH) yang sudah diberikan pada pemerintah, ” ungkapnya.

Ia menyebutkan, sesuai konsep Adipura, bahwa 30 persen dari luas kota itu harus penghijauan. Apakah itu taman kota dan RTH.

Tujuannya adalah penghijauan daerah serta memberikan rasa nyaman bagi warga.

Sebab, dengan semakin banyaknya taman, suplai oksigen juga semakin bertambah.

”Meski tamannya tidak besar, setidaknya ada ruang untuk bersantai bagi keluarga dan tempat bermain untuk anak,” pungkasnya.(010)

Exit mobile version