Dharmasraya – Pimpinan Majelis pemberdayaan masyarakat Muhammadiyah Pusat Dr M.Nurulyamin melakukan pengecekan langsung ke sejumlah dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang kelola oleh Yayasan Muhammadiyah Dharmasraya.
Inspeksi itu, bukan hanya untuk memastikan standar keamanan pangan dan kualitas layanan berjalan sesuai pedoman organisasi. Namun, kunjungan dilakukan seiring percepatan pendirian dapur-dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), dan dalam rangka Milad Muhammadiyah ke 113 tahun.
“Selain menghadiri Milad Muhammadiyah, kita juga meninjau langsung dapur MBG yang di kelola oleh Yayasan itu sendiri,” katanya saat meninjau dapur MBG di Sungai Rumbai, Lawai dan Sungai Dareh, Minggu (23/11/25).
Ia mengatakan, kunjungan ke dapur MBG dan fasilitas pengolahan makanan di lingkungan Muhammadiyah itu, untuk memastikan bagaimana alur pengolahan makanan, mulai dari penerimaan bahan baku, proses memasak, pengemasan, hingga distribusi.
“Kami ingin memastikan dapur-dapur MBG Muhammadiyah berjalan aman, higienis, serta memiliki standar,” ujarnya.
Menurutnya, MBG bukan hanya program penyediaan makanan, tetapi juga bagian dari pembinaan kemandirian ekonomi dan sekolah Muhammadiyah. Ia mendorong setiap lembaga untuk mengembangkan unit usaha pendukung seperti dapur terpadu.
“Kita tentu harapkan, dapur MBG milik yayasan Muhammadiyah ini menjadi rujukan oleh dapur-dapur MBG lainya,” jelas M.Nurulyamin, yang di dampingi oleh Ketua Korda MBG Muhammadiyah Dharmasraya.
Sementara itu, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Dharmasraya, Dr.Ibrahim dalam keterangannya mengatakan, bahwa ada sembilan dapur MBG. Dimana, dari sembilan dapur itu, satu diantaranya telah siap 100 persen, sementara yang lainya baru 80-90 kesiapannya.
“Dari semua dapur ini, kita upayakan semaksimal mungkin, di bulan desember itu rampung 100 persen seluruhnya ” kata Dr. Ibrahim.
Sembilan SPPG atau dapur MBG Muhammadiyah Dharmasraya tersebar dibeberapa titik, diantaranya SPPG Pulau Punjung, SPPG Sungai Dareh, SPPG Sikabau, SPPG Timpeh, SPPG Padang Laweh, SPPG Sungai Duo, SPPG Sungai Rumbai, SPPG Pulau Mainan, dan SPPG Gunung Medan.
Dijelaskannya, bahwa Program MBG Muhammadiyah berpegang pada tiga pilar utama yakni, Keamanan pangan melalui standar kebersihan yang ketat, Profesionalisme dan amanah dalam pengelolaan dana dan distribusi serta Ekosistem berkelanjutan, termasuk kerja sama dengan petani lokal untuk penyediaan bahan pangan.
“Jika program ini memberikan manfaat nyata untuk masyarakat, tentu menjadi kewajiban kami untuk mendukung dan memastikan pelaksanaannya berjalan baik,” ungkapnya
Kunjungan Pimpinan Majelis pemberdayaan masyarakat Muhammadiyah Pusat Dr M.Nurulyamin ke dapur-dapur MBG memastikan standar terpenuhi dan untuk memetakan kebutuhan dukungan di lapangan.
Bahkan dalam kunjungannya itu, M Nurulyamin meresmikan SPPG dapur MBG “Sang Surya Serum” Sungai Rumbai serta SPPG Sungai Dareh.(*)
