Cegah Banjir, Pemkab Dharmasraya Perlu Normalisasi Sungai

Banjir merendam sejumlah pemukiman di beberapa nagari di Kabupaten Dharmasraya.

Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani saat  meninjau lokasi banjir yang terjadi di Nagari Abai Siat, Kecamatan Koto Besar, Senin (3/3/2025).

Dharmasraya – Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani turun langsung meninjau lokasi banjir yang terjadi di Nagari Abai Siat, Kecamatan Koto Besar, Senin (3/3/2025).

Banjir yang terjadi akibat meluapnya Sungai Batang Siat dan Batang Piruko setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir menyebabkan lebih dari 1.100 kepala keluarga (KK) terdampak.

Banjir kali ini tidak hanya melanda Kecamatan Koto Besar, tetapi juga berdampak di beberapa kecamatan lainn.

Daerah itu seperti IX Koto, Timpeh, Padang Laweh, dan Asam Jujuhan.

Kecamatan Koto Besar menjadi wilayah dengan jumlah warga terdampak paling banyak, terutama di Nagari Abai dan Nagari Bonjol.

“Kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk membantu masyarakat yang terdampak. Kita sudah minta agar BPBD selalu siap untuk evakuasi,” kata Annisa dalam kunjungannya.

Ia mengatakan, aelain memberikan bantuan sembako dan obat-obatan, pemerintah daerah juga telah menyiapkan dapur umum dan posko kesehatan guna memastikan warga tetap mendapatkan layanan yang dibutuhkan.

“Kita minta seluruh OPD terkait untuk siap, baik itu menjaga kesehatan warga, posko sembako,” tegas putri kandung H. Marlon, mantan bupati Dharmasraya 2004 itu.

Ia menginstruksikan agar dinas terkait untuk segera mengambil langkah-langkah penanganan yang lebih komprehensif guna mengurangi risiko bencana serupa di masa mendatang.

“Banjir di Abai Siat dan sekitarnya bukan lagi kejadian baru. Ini menjadi pekerjaan rumah bagi kita semua untuk mencari solusi jangka panjang,”jelasnya.

Ia menyebut, piknya akan berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat untuk melakukan normalisasi sungai, pengerukan Batang Siat dan Batang Piruko.

Termasuk pembangunan tanggul dan perbaikan sistem drainase guna mengurangi dampak banjir di masa mendatang.

“Beberapa sungai yang menjadi penyebab banjir ini, perlu di lakukan Normalisasi Sungai agar tidak lagi banjir,” jelasnya.

Ia meminta agar semua pihak bergerak cepat dalam membantu warga yang terdampak, memastikan pendistribusian bantuan berjalan lancar, serta terus memantau kondisi di lapangan.

Selain itu, berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpotensi melanda Dharmasraya dalam beberapa hari ke depan.

“Kami mengimbau masyarakat, terutama yang berada di daerah rawan banjir, agar tetap waspada.”

“Jika terjadi peningkatan debit air, segera mengungsi ke tempat yang lebih aman dan mengikuti arahan dari petugas di lapangan,” tegasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *