Bupati Pesisir Selatan Raih Penghargaan Mohammad Syafei Award 2025, Bukti Komitmen Majukan Pendidikan Daerah

Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni meraih penghargaan Mohammad Syafei Award 2025. Ini menjadi bukti komitmen majukan pendidikan di daerah.

Painan – Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional.

Kali ini, beliau menerima penghargaan bergengsi Mohammad Syafei Award pada ajang Apresiasi Puncak Temu Pendidikan Nusantara XII, yang di gelar pada Minggu (12/10) di Kampus Sekolah Cikal, Cilandak, Jakarta Selatan.

Penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan dalam mendorong kemajuan sektor pendidikan di daerah.

Penghargaan tersebut diberikan oleh Komunitas Guru Belajar dan Sekolah Cikal sebagai bentuk apresiasi terhadap kepala daerah yang dinilai memiliki dedikasi tinggi dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

Dalam kegiatan bergengsi tersebut, Bupati Pesisir Selatan hadir secara langsung didampingi sejumlah pejabat daerah serta perwakilan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Acara puncak yang berlangsung di Gedung C, Ruang Blackbox, Lantai 2 Sekolah Cikal itu dihadiri oleh berbagai tokoh pendidikan nasional.

Selain itu, juga tampak hadir para kepala daerah penerima penghargaan, penggerak komunitas guru, dan praktisi pendidikan dari seluruh penjuru Indonesia.

Suasana kegiatan berlangsung khidmat namun penuh semangat kolaboratif untuk memperkuat ekosistem pendidikan yang berdaya dan berkelanjutan.

Satu dari Empat Kepala Daerah

Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni, menjadi salah satu dari empat kepala daerah yang menerima penghargaan Mohammad Syafei Award tahun ini.

Selain beliau, penghargaan serupa juga diterima oleh Bupati Sidenreng Rappang, Bupati Melawi, dan Bupati Sanggau.

Keempat kepala daerah tersebut dinilai berhasil menciptakan kebijakan serta dukungan nyata terhadap peningkatan kapasitas guru di daerah masing-masing.

Panitia pelaksana menjelaskan bahwa penghargaan Mohammad Syafei Award terinspirasi dari semangat tokoh pendidikan asal Sumatera Barat, Mohammad Syafei.

Tokoh ini dikenal sebagai pendidik visioner yang memperjuangkan pendidikan berbasis kemandirian dan pembentukan karakter bangsa.

Semangat inilah yang kemudian dijadikan dasar penilaian terhadap kepala daerah penerima penghargaan setiap tahunnya.

Bupati Hendrajoni mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diterima di hadapan tamu undangan dan peserta acara.

Menurutnya, capaian tersebut bukan semata hasil kerja pribadi, melainkan buah dari kerja bersama seluruh elemen pendidikan di Kabupaten Pesisir Selatan.

Mulai dari guru, kepala sekolah, pengawas, hingga masyarakat yang turut peduli terhadap kemajuan dunia pendidikan di daerah.

“Penghargaan ini saya persembahkan untuk seluruh tenaga pendidik dan masyarakat Pesisir Selatan,” ujar Hendrajoni seusai menerima penghargaan.

“Kami akan terus berkomitmen memperkuat kapasitas guru, memperluas akses pendidikan, dan membangun ekosistem belajar yang berkelanjutan,” tambahnya.

Penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan dalam mendorong kemajuan sektor pendidikan di daerah.

Aktif Dorong Program Peningkatan Muti Pendidikan

Di bawah kepemimpinannya, Pemkab Pesisir Selatan memang dikenal aktif mendorong berbagai program peningkatan mutu pendidikan.

Beberapa di antaranya melalui pelatihan guru berbasis kompetensi, penguatan kurikulum lokal, serta kerja sama dengan perguruan tinggi untuk mendukung inovasi pembelajaran di sekolah-sekolah.

Selain itu, pemerintah daerah juga secara konsisten memberikan dukungan terhadap kegiatan pengembangan profesi guru dan komunitas belajar di tingkat kecamatan dan nagari.

Semua upaya tersebut sejalan dengan visi besar Pesisir Selatan untuk mewujudkan masyarakat yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing tinggi.

Dengan diraihnya penghargaan Mohammad Syafei Award ini, Pesisir Selatan kembali menegaskan komitmennya sebagai daerah yang menempatkan pendidikan sebagai prioritas utama pembangunan.

Pemerintah daerah berharap, prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh pemangku kepentingan untuk terus berinovasi dan memperkuat sinergi.

Tujuannya adalah untuk menciptakan generasi emas Pesisir Selatan yang berilmu, berakhlak, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global. (*)

Exit mobile version