Bangun Jembatan Bailey, DPRD Apresiasi Bupati Pasbar dan TNI

Bangun Jembatan Bailey, DPRD Apresiasi Bupati Pasbar dan TNI.

Pasaman Barat – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD) Pasaman Barat dari Kecamatan Kinali Dedi Jonaidi menyampaikan apresiasi dan terima kasih pembangunan jembatan Bailey kepada Bupati Pasaman Barat  Yulianto dan TNI beserta warga.

“Mereka ikut bersama- sama bergotong royong dalam membangun jembatan Bailey yang direalisasikan oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Nagari Koto Gadang Jaya, Kecamatan Kinali,” kata Dedi Jonaidi Selasa (6/1/2026).

Dikatakan Dedi Jonaidi  yang juga anggota Fraksi Partai Amanat Nasional ( PAN) di DPRD Pasaman Barat keberadaan jembatan Bailey sudah dinantikan warga setempat untuk akses penghubung antar Nagari lainya dalam mendorong aktivitas ekonomi warga berjalan secara berkelanjutan.

“Terimakasih atas pembangunan jembatan Bailey yang dibangun sebagai solusi cepat untuk mengatasi akses yang terputus akibat bencana” ulas Dedi Jonaidi  yang juga anggota Fraksi Partai PAN di DPRD Pasaman Barat.

Sementara itu, Bupati Pasaman Barat H. Yulianto menyampaikan, pembangunan jembatan Bailey sangat dibutuhkan oleh warga dan diharapkan mampu mendukung kelancaran mobilitas warga serta aktivitas perekonomian daerah.

“Alhamdulillah, melalui dukungan Dandim, TNI AD, serta pemerintah pusat, pembangunan jembatan ini dapat dilaksanakan. Ini merupakan jembatan dengan kualitas yang baik dan diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” ujar Bupati Pasaman Barat H. Yulianto.

Bupati Yulianto juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI Angkatan Darat, khususnya personel Kodim 0305/Pasaman, yang bekerja dengan penuh dedikasi, bahkan hingga malam hari, demi percepatan pembangunan jembatan. Ia mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi dan bergotong royong selama proses pembangunan berlangsung.

Sementara itu, Dandim 0305/Pasaman Letkol Infanteri Darmawan Wijaya menegaskan bahwa pembangunan jembatan Bailey tersebut merupakan bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat.

Sebanyak 85 personel TNI dikerahkan tidak hanya untuk pembangunan jembatan, tetapi juga untuk membantu berbagai kegiatan yang mendukung aktivitas masyarakat setempat,” pungkasnya. (dona)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *