25 Koperasi Desa Merah Putih Mulai Dibangun, Pemkab Tidak Dilibatkan Secara Teknis 

Ilustrasi Koperasi Merah Putih.

Dharmasraya – Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Dharmasraya, secara teknis dan perencanaan anggaran, tak libatkan pemerintah setempat, namun di kelola langsung oleh PT Agrinas. Hal itu yang dikemukan oleh sekretaris Komperdag, Pangkhi Gustavia.

“Mengenai perencanaan dan berapa anggaran Pemda tidak terlibat secara teknis, pemda dalam hal ini dinas koperasi lebih kepada koordinasi dan monitoring,” ujarnya.

Ia mengatakan secara umum pembangunan gerai fisik atau gedung Kopdes membutuhkan lahan seluas 20×30 meter persegi untuk menyediakan beberapa gerai dan gudang.

“Rencana lahan di ajukan melalui sistem sesuai dengan kentuan yang ditetapkan, setelah itu perwakilan agrinas melakukan verifikasi, jika telah memenuhi persyaratan maka akan dilanjutkan pembangunan,” ujarnya.

Ia mencatat, sebanyak 25 Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes) di daerah tersebut telah memulai pembangunan gerai fisik atau gedung sebagai penunjang operasional usaha.

“Dari 25 koperasi yang sudah mulai membangun, dua di antaranya telah mencapai progres 100 persen. Sisanya masih dalam tahap pengerjaan dengan progres bervariasi, mulai dari 80 persen, 50 persen, hingga 30 persen,” ujarnya .

Ia menjelaskan, saat ini terdapat empat koperasi yang telah masuk ke dalam sistem dan lolos verifikasi. Dalam waktu dekat, koperasi tersebut juga akan memulai pembangunan fisik gedung.

Sementara itu, sebanyak 23 koperasi lainnya masih belum memulai pembangunan karena terkendala ketersediaan lahan.

Untuk mempercepat proses pembangunan, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya telah membentuk satuan tugas (Satgas) di tingkat kabupaten dan kecamatan.

“Satgas ini dibentuk sejak awal untuk mendorong percepatan pembangunan, terutama dalam hal koordinasi penyediaan lahan,” katanya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *