Dharmasraya – Jadikan momentum Safari Ramadan sebagai salah satu jembatan mempererat silaturahmi serta sarana penjemputan aspirasi warga secara langsung, Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani juga jadikan kunjungan itu sebagai wadah melepas rindu dengan masyarakat.
Dalam setiap kunjungannya, bupati tidak hanya melaksanakan buka puasa bersama dan salat tarawih berjamaah, tetapi juga membuka ruang dialog dengan masyarakat. Warga diberikan kesempatan menyampaikan berbagai usulan, keluhan, dan harapan terkait pembangunan daerah.
“Kami ingin Safari Ramadan ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi wadah mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Apa yang menjadi aspirasi warga akan kami catat dan tindak lanjuti sesuai skala prioritas,” ujar Bupati, pada agenda Safari Ramadan keduanya, di masjid Al Ihklas, Nagari Sungai Rumbai Timur, Jumat (27/02/26).

Di masjid yang pembangunannya dimotori oleh bupati 2005-2010 Marlon Martua itu, berbagai aspirasi yang disampaikan masyarakat antaranya perbaikan infrastruktur jalan kabupaten. Untuk memastikan setiap masukan terdokumentasi dengan baik, pemerintah daerah menyiapkan tim khusus yang bertugas mencatat dan mengelompokkan aspirasi berdasarkan bidangnya.
Sementara itu Walinagari Sungai Rumbai Timur Arisman, mengapresiasi langkah Blbupati yang turun langsung ke tengah warga. Menurut mereka, pendekatan seperti ini membuat masyarakat merasa diperhatikan dan dilibatkan dalam proses pembangunan.
“Kunjungan seperti ini yang memang di tunggu oleh masyarakat, sehingga, warga bisa melihat dan mendengar langsung gebrakan pembangunan oleh bupati” ucapnya.
Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian yang menjadi nilai utama Ramadhan, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan.
Selain menyapa secara langsung masyarakat, bupati juga memberikan bantuan Rp10 juta untuk setiap satu masjid di satu nagari yang ada di Kecamatan Sungai Rumbai, serta bantuan Al Quran dan tikar sholat. Bukan hanya itu, Badan Amil Zakat (Baznas) setempat juga memberikan bantuan Rp 3 juta.(*)




