PT Bukit Raya Mudisa Serahkan Bantuan Bagi Korban Banjir Bandang di Pessel

PT Bukit Raya Mudisa serahkan bantuan bagi korban banjir bandang di Pessel.
PT Bukit Raya Mudisa serahkan bantuan bagi korban banjir bandang di Pessel.

Pesisir Selatan, posinfo.co – Banjir yang di sebabkan oleh tingginya curah hujan di beberapa daerah Sumatera Barat, akhir akhir ini menyita perhatian banyak pihak. Seperti yang di alami oleh masyarakat Kabupaten Pesisir Selatan.

Setelah banjir bandang pada 7 Maret 2024 yang menyisakan luka mendalam bagi warga setempat, kini daerah itu kembali di hondoh banjir.

Banjir kali ini menyebabkan puluhan rumah terendam, jembatan terputus dan beberapa ruas jalan penghubung antar nagari tidak dapat dilalui.

Sebagai bentuk keprihatinan terhadap warga yang terdampak, PT Bukit Raya Mudisa (BRM) ikut memberikan bantuan.

BRM salah satu perusahaan Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) yang beroperasional di Kabupaten Sijunjung, Dharmasraya dan Solok Selatan.

Perusahaan ini menyerahkan bantuan beras 300 kg dan minyak goreng 150 liter.

Bantuan tersebut di terima langsung oleh Yuskardi, Sekertaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesisir Selatan untuk kembali didistribusikan kepada korban banjir.

Yuskardi menjelaskan, Tim BPBD Kabupaten, provinsi dan BNPB standby 24 jam.

BPBD membuat 5 titik pos penjagaan di wilayah rawan bencana alam yaitu Tarusan, Painan, Kambang, Balai Selasa dan Tapan.

Semua bantuan yang masuk dari perorangan, badan usaha dan komunitas akan di data dan di kumpulkan.

Sebelum akhirnya akan di distribusikan kepada masyarakat agar tidak terjadi kericuhan seperti beberapa waktu lalu.

Sementara itu Endri Wahyudi Humas PT BRM kepada media mewakili manajemen dan seluruh staf perusahaan menyampaikan keprihatinan dan duka cita yang mendalam kepada seluruh korban banjir di Kabupaten Pesisir Selatan.

Selain di Kabupaten Pesisir Selatan, PT BRM juga menyerahkan kan 100 kotak susu formula di Kabupaten Solok Selatan.

“Bantuan ini merupakan bentuk dukungan perusahaan kepada Pemerintah Kabupaten untuk percepatan penanganan stunting di Kabupaten Solok Selatan,” ucapnya Minggu (28/04/24).

Bantuan tersebut di serah melalui Forum Tanggung Jawab Sosial Lingkungan Perusahaan (FTJSLP) Kabupaten Solok Selatan.

Ini kemudian di serahkan kepada masyarakat yang membutuhkan pada Kamis (25 /04/ 24). (010)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *