Polres Dharmasraya Terus Buru Pelaku Perampokan Bersenpi di Toko Kelontong

Inilah aksi pelaku perampokan bersenpi di toko kelontong Bonjopi Dharmasraya. Yang terekam CCTV.
Inilah aksi pelaku perampokan bersenpi di toko kelontong Bonjopi Dharmasraya. Yang terekam CCTV.

Dharmasraya, posinfo.co – Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Dharmasraya terus memburu pelaku perampokan bersenjata api di Toko Kelontong Bonjopi.

Kejadian terjadi tepatnya di Jorong Sungai Nili, Nagari Sungai Kambuik, Kecamatan Pulau Punjung, yang terjadi beberapa waktu lalu.

Kapolres Dharmasraya AKBP Bagus Ikhwan saat di konfirmasi via WhatsApp melalui Kasatreskrim Iptu Heri yuliardi, menyebutkan bahwa pihaknya masih terus melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut.

“Masih dalam penyelidikan. Nnanti terkait perkembangan lanjut kami infokan,” katanya singkat, Minggu (07/04/24).

Sebelumnya, Nasib naas itu di alami oleh pemilik Toko kelontong Bonjopi di Jorong Sungai Nili, Nagari Sungai Kambuik, Kecamatan Pulau Punjung, pada Sabtu (30/03/24) sekira pukul 22.00 Wib.

Perampokan itu terjadi saat korban Ahmad Bonjovi, 33 Tahun, warga Jorong. Sungai Nili tengah sibuk melakukan aktifitas jual beli di tokonya.

“Pelaku dua orang datang dengan tiba-tiba lalu menodongkan pistol ke arah saya,” kata Bonjovi kepada awak media, Sabtu Malam.

Dengan tubuh gemetar dan wajah pucat, korban menceritakan brutalnya kedua pelaku bersebo hitam saat melancarkan aksi di tokonya tersebut.

“Satu menodongkan senjata ke saya dan satu lagi melompat ke meja kasir untuk mengambil uang,” jelasnya.

Ia mengatakan, ia tidak mengenal siapa kedua pelaku perampokan tersebut. Terlebih lagi, selama ini korban juga tidak memiliki lawan dalam persaingan usaha.

“Selain menjual kebutuhan sehari hari, Toko kita juga memberikan layanan BRI Link, uang Rp.50 juta raib di bawa pelaku,”ucapnya.

Terekam CCTV

Perampokan bersenjata api di toko Bonjovi yang terekam CCTV itu, menggemparkan warga setempat. Sontak, kejadian itu mengundang reaksi dari lapisan masyarakat.

Dimana, kejadian bisa terjadi kapan saja kepada siapa saja dan dimana saja.(010)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *