Debit Air Sungai Turun, Pelanggan Diminta Hemat Air

Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang, Hendra Pebrizal langsung meninjau sumber air yang terancam kering, Selasa (30/5/2023) pagi
Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang, Hendra Pebrizal langsung meninjau sumber air yang terancam kering, Selasa (30/5/2023) pagi

Padang, posinfo.co – Debet air sungai yang menjadi sumber air Perumda Air Minum Kota Padang saat ini mengalami penurunan.

Itu artinya, ancaman berupa pelayanan air bersih bakal terganggu. Lantaran, sumber air Perumda AM Padang berasal dari beberapa sungai di Kota Padang.

Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang, Hendra Pebrizal langsung meninjau sumber air yang terancam kering, Selasa (30/5/2023) pagi.

Dirut meninjau kondisi Intake di Lubuk Minturun. Hal ini guna memastikan langkah dan upaya yang akan diambil, jika kondisi kekeringan semakin parah.

“Kita perlu memastikan ketersediaan air baku benar-benar mencukupi untuk kebutuhan pelanggan dan masyarakat.”

“Mengingat saat ini Kota Padang sudah mulai masuk musim kemarau dan panas,” ujar Hendra Pebrizal.

Berdasarkan perkiraan BMKG, dalam beberapa bulan ke depan, mayoritas daerah di Sumatera Barat akan mengalami musim kemarau yang cukup panjang.

“Saat ini saja beberapa sungai di Kota Padang sudah mengalami pendangkalan dan debit air berkurang,” lanjut Hendra Pebrizal.

Ia menambahkan, dampak dari hal ini adalah berkurangnya debit air sungai yang masuk dan tertampung dalam intake.

Hendra menghimbau kepada seluruh pelanggan untuk mulai menghemat air, gunakan bak penampung sebagai antisipasi kekurangan air.

“Biasakan mematikan kran saat tidak di gunakan. Pakailah air sesuai kebutuhan,” pungkasnya. (001)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *