Padang, posinfo.co – Berlagak bak mank motor, eh justru kocar-kacir di buru Satpol PP Padang. Ujung-ujungnya sebanyak 11 motor dan 12 Remaja digaruk Satpol PP Padang, Minggu (18/6/2023) malam.
Aksi Gank motor dan balap liar ini terjadi di kawasan Balaikota, Aia Pacah Padang. Kegiatan ini sudah sangat membuat masyarakat sekitar terganggu dan mengundang kegaduhan.
Sebelumnya, Satpol PP Padang telah sering menertibkan aksi tersebut. Hanya saja, ketika petugas tidak ada, ajang serupa kembali terulang.
“Mereka ini terpaksa kita amankan, karena telah membuat kegaduhan dan terganggunya kenyamanan masyarakat yang ada di kawasan perkantoran Balaikota Padang,” ujar Kasi Operasi Pol PP Padang Rozaldi Rosman langsung pimpin penertiban tersebut.
Sebelum penertiban, para remaja ini sempat kabur dan terjadi kejar-kejaran antara petugas dengan pelaku balap liar di Kawasan Air Pacah.
Meski begitu, petugas berhasil mengamankan 12 remaja dan 11 unit kendaraan langsung di serahkan ke Polresta Padang guna proses lebih lanjut.
Baca Juga:Kios Penjual Minol Ketar-ketir, Satpol PP Makin Rutin Gelar Razia
Sudah Berulang Kali
Pelaku balap liar yang sok menjadi gank motor ini seakan tak terpengaruh dengan penertiban yang telah berlangsung beberapa kali di kawasan tersebut.
Mereka seakan tidak kapok dengan aksi kejar-kejaran dengan petugas hingga berurusan dengan polisi
Kesat Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang Mursalim mengatakan, penertiban pelaku balap liar ini sudah berulang kali terjadi.
“Kita sudah sering melakukan penertiban, tapi tetap saja aksi yang sama terjadi. Mereka seolah tidak pernah kapok,” ungkap Mursalim.
Terkait dengan maraknya aktivitas balap liar di kawasan tersebut, Mursalim mengimbau, kepada para orang tua agar lebih inten lagi dalam mengawasi kegiatan anak-anaknya di luar rumah.
Ia menjelaskan, mereka yang terjaring ini langsung di serahkan ke pihak kepolisian.
Dengan harapan agar mereka tidak lagi mengulangi aktifitas yang sudah meresahkan tersebut.
“Mereka kita serahkan ke pihak kepolisian dalam rangka proses lebih lanjut,” pungkas Mursalim. (001)




