Dharmasraya — Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Dharmasraya sejak Sabtu malam hingga Minggu (5/4/26), yang mengakibatkan terjadinya longsor di ruas jalan penghubung antara Jorong Mudik Lago menuju Jorong Lubuk Telaok, Nagari Banai, Kecamatan IX Koto.
Akibat kejadian tersebut, akses jalan di Nagari tersebut sempat terhambat total dan tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.
Dari data di lapangan, material longsor berupa tanah dan bebatuan menutup badan jalan secara keseluruhan. Kondisi cuaca yang masih diguyur hujan deras juga sempat menghambat upaya pembersihan oleh warga setempat.
Beruntung, tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian materiil dalam peristiwa ini. Upaya penanganan mulai dilakukan pada hari yang sama oleh aparat gabungan.

Babinsa Koramil 03/PP Serka Epi Suriadi bersama anggota TNI dari Yon TP, bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), pemerintah nagari, serta masyarakat setempat melaksanakan gotong royong untuk membersihkan material longsor di Jorong Lubuk Telaok.
Hingga saat ini, akses jalan untuk kendaraan roda dua sudah dapat dilalui secara terbatas. Namun, kendaraan roda empat masih belum bisa melintas. Alat berat dari dinas pekerjaan umum telah tiba di lokasi, namun pengerjaan lanjutan direncanakan akan dilanjutkan pada keesokan hari mengingat kondisi cuaca yang masih belum mendukung.
Pihak terkait mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dan menghindari lokasi longsor sementara waktu hingga proses pembersihan selesai sepenuhnya.
“Kita sudah turunkan alat berat untuk membuka akses jalan yang Tertimbun material longsor,” kata Kadis PUPR Zakirman, Minggu (06/04/26)
Adapun personel yang terlibat dalam kegiatan tersebut antara lain 10 orang dari TNI (Babinsa dan Yon TP), 5 orang dari BPBD, Wali Nagari Banai, serta sekitar 30 orang masyarakat.(*)




