Pembangunan Pasar Modern di Sungai Rumbai Diduga Belum Kantongi Izin

Pembangunan Pasar Modern di Sungai Rumbai diduga belum kantongi izin.

Dharmasraya – Satu persatu kebobrokan pembangunan di Bumi Ranah Cati Nan Tigo, Dharmasraya, era Bupati Sutan Riska, mulai terkuak.

Mulai dari tak terdatanya penggunaan alat berat milik PU, hingga pembangunan pasar modern yang di duga kuat belum kantongi izin.

Dari data yang di dapat, pembangunan gedung pasar modern, di Nagari Sungai Rumbai, Kecamatan Sungai Rumbai, bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2023-2024, menelan dana puluhan miliar hingga kini adanya dugaan sarat kepentingan.

Anehnya, gedung yang di duga izinnya masih dalam proses, telah diresmikan oleh bupati Sutan Riska periode 2019/2024, di penghujung masa kepemimpinannya

“SPP izin SLF bangunan masih dalam proses” kata kepala dinas DPMPTSP pelayan satu pintu Naldi, Rabu (21/05/25).

Sementara itu, Kabid Cipta Karya Dinas PU Kabupaten Dharmasraya, Rahmatsyah saat dikonfirmasi terkait izin pembangunan gedung pasar modern mengatakan, tak mengetahui secara pasti soal izin tersebut.

“Saya hanya membawa proposal permohonan pembangunan ke kementerian, soal pembangunan kita tidak ikut lagi” katanya Selasa (20/05/25) .

Ia mengatakan, bahwa setelah pengajuan permohonan pembangunan pasar modern pihaknya, mengawal hingga proses lelang.

“Tugas kita hanya dua mengantar proposal permohonan serta mengawal proses lelang,” jelasnya.

Dari data yang didapat pembangunan pasar modern era bupati Sutan Riska di duga belum mengantongi berbagai izin bangunan hingga izin lingkungan.

Sebelumnya, Pembangunan pasar modern yang menelan dana hingga Rp84,7 miliar dari Dana Anggaran Pendapatan belanja Negara (APBN) 2023 itu, pembangunannya menggunakan sistem tahun jamak (2023-2024)

Proyek strategis itu dananya bersumber dari Mentri PU yang di kerjakan oleh PT Adhi Persada Gedung, dengan 350 kios yang penggunaanya nanti, di lakukan secara sewa oleh pedagang Rp300ribu/kios.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *