Kerja Nyata Berbuah Prestasi, Pesisir Selatan Peringkat Pertama Pelaporan Terbaik se-Sumbar 2025

Sekretaris Daerah Kabupaten Pesisir Selatan, Zainal Arifin, menerima langsung penghargaan Pelaporan Terbaik se-Sumbar 2025.

Painan – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Sumatera Barat setelah berhasil meraih peringkat pertama dalam kedisiplinan penyampaian laporan realisasi fisik dan keuangan Tahun Anggaran 2025, sebuah capaian yang dinilai mencerminkan komitmen kuat terhadap tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan profesional.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam seremoni resmi yang berlangsung di Aula Kantor Gubernur Sumatera Barat, dihadiri oleh perwakilan pemerintah kabupaten dan kota se-Sumbar, sebagai bentuk apresiasi atas konsistensi serta ketepatan waktu pelaporan yang dilakukan sepanjang tahun anggaran berjalan.

Prestasi ini menjadi indikator penting bahwa sistem administrasi dan pengendalian pembangunan di Kabupaten Pesisir Selatan berjalan sesuai koridor yang ditetapkan, baik dari sisi perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan kegiatan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Pesisir Selatan, Zainal Arifin, menerima langsung penghargaan tersebut dan menyampaikan rasa bangga sekaligus apresiasi kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) yang telah bekerja disiplin dan menjaga kualitas laporan secara konsisten.

Menurutnya, capaian tersebut bukanlah hasil kerja satu dua pihak semata, melainkan buah dari kolaborasi dan komitmen bersama seluruh perangkat daerah dalam menjaga ketepatan waktu serta akurasi data yang dilaporkan.

Ia menegaskan bahwa ketepatan pelaporan merupakan bagian penting dalam sistem pengendalian pembangunan karena menjadi dasar evaluasi kinerja sekaligus pijakan perencanaan program pada tahun berikutnya.

Dalam penilaian tingkat provinsi tersebut, posisi kedua diraih oleh Kota Bukittinggi, sementara peringkat ketiga ditempati oleh Kabupaten Dharmasraya, yang juga menunjukkan kinerja administrasi yang baik sepanjang Tahun Anggaran 2025.

Aspek yang menjadi indikator penilaian meliputi ketepatan waktu penyampaian laporan, kelengkapan dokumen administrasi, konsistensi data, serta kesesuaian antara realisasi fisik dan realisasi keuangan.

Perwakilan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dalam sambutannya menyampaikan bahwa laporan realisasi fisik dan keuangan bukan sekadar formalitas administratif, melainkan instrumen strategis dalam memastikan pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran.

Dokumen pelaporan tersebut, lanjutnya, menjadi bahan utama dalam mengevaluasi capaian program sekaligus mengidentifikasi potensi kendala yang perlu diperbaiki pada periode selanjutnya.

Keberhasilan Pesisir Selatan dalam meraih peringkat pertama juga tidak terlepas dari optimalisasi penggunaan Aplikasi Simbangda atau Sistem Informasi Pembangunan Daerah yang memungkinkan proses pelaporan dilakukan secara digital dan terintegrasi.

Melalui sistem berbasis teknologi informasi tersebut, monitoring kegiatan pembangunan dapat dilakukan secara real time sehingga meminimalkan risiko keterlambatan maupun kesalahan administrasi.

Peemkab Pessel menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Sumatera Barat setelah berhasil meraih peringkat pertama dalam kedisiplinan penyampaian laporan realisasi fisik dan keuangan Tahun Anggaran 2025.

Transformasi tata kelola berbasis digital ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat transparansi dan efisiensi pengelolaan anggaran.

Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diraih dan mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran pemerintah daerah.

Ia menegaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil dari kedisiplinan, integritas, serta komitmen aparatur dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara profesional.

“Terima kasih kepada seluruh OPD, camat, hingga perangkat nagari yang telah bekerja dengan penuh tanggung jawab sehingga Pesisir Selatan mampu meraih peringkat pertama,” ujar Hendrajoni.

Menurutnya, kedisiplinan dalam pelaporan mencerminkan budaya kerja yang tertib dan terukur, yang pada akhirnya akan berdampak langsung pada kualitas pembangunan daerah.

Ia juga menekankan bahwa integritas data menjadi fondasi utama dalam pengambilan kebijakan, karena keputusan yang tepat hanya dapat dihasilkan dari informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Prestasi ini, lanjutnya, bukanlah titik akhir, melainkan motivasi untuk terus memperbaiki sistem administrasi serta meningkatkan kualitas perencanaan dan pengawasan pembangunan.

Para penerima penghargaan berfoto bersama.

Pemerintah daerah berkomitmen untuk mempertahankan capaian tersebut dengan terus memperkuat koordinasi antar-OPD serta meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang pengelolaan keuangan dan pelaporan.

Selain itu, pengawasan internal akan diperketat guna memastikan setiap program berjalan sesuai target dan dilaporkan tepat waktu.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan optimistis mampu menjaga konsistensi kinerja administrasi sekaligus meningkatkan kualitas pembangunan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Dengan semangat kolaborasi dan budaya kerja disiplin yang telah terbangun, Pesisir Selatan bertekad terus menghadirkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel, transparan, dan terpercaya di tingkat provinsi maupun nasional. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *