Gigitan Anjing Gila “Teror” Warga, Pemko Padang Lakukan Langkah Ini

Walikota Padang, Hendri Septa.
Walikota Padang, Hendri Septa.

Padang, posinfo.co – Kota Padang saat ini di teror kasus gigitan anjing gila. Sebelumnya tercatat sebanyak 22 warga di gigit anjing gila. Beruntung, korban mendapat vaksin rabies dan anjing yang menggigit telah tertangkap.

Untuk melindungi warga Kota Padang dari ancaman gigitan anjing gila, Pemerintah Kota Padang menyiapkan langkah cepat.

Sebelumnya, pada Selasa 26 September 2023 yang lalu, sebanyak 22 orang menjadi korban keganasan gigitan anjing gila yang di duga rabies.

Kasus untuk terjadi di kawasan Kelurahan Limau Manis, Kapalo Koto hingga Kelurahan Binuang Kampuang Dalam dan Pisang, Kecamatan Pauh.

Meski tidak ada korban jiwa, namun persoalan ini langsung di seriusi oleh Pemerintah Kota Padang.

Keluarkan Surat Edaran

Kepala Dinas Pertanian Kota Padang Yoice Yuliani menyebutkan bahwa telah di keluarkan Surat Edaran (SE) Walikota Padang.

Hal ini tentang langkah-langkah Pencegahan dan Pengendalian penyakit Rabies.

“Pasca kejadian tersebut, kita sudah melakukan vaksinasi. Kemudian semalam juga sudah dikeluarkan SE Walikota Padang.”

“Kita sebarkan SE ini kepada Camat dan Lurah agar dibantu diberitahukan kepada masyarakat,” ujarnya kepada wartawan, Senin (2/10/2023).

Baca Juga: 22 Warga Kota Padang Digigit Anjing Gila

Yoice mengungkapkan, SE tersebut berisi tiga poin dengan sejumlah penjabaran.

Poin pertama, melakukan pencegahan penularan rabies pada manusia melalui upaya pencucian luka dengan air mengalir selama 15 menit.

“Pemberian antiseptik yang dapat di gunakan di antaranya povidon iodine, alkohol 70 persen dan antiseptik lainnya.”

“Pemberian vaksin anti rabies (VAR) dan serum anti rabies (SAR) dan penanganan terhadap hewan penggigit,” katanya.

Poin kedua, sebut Yoice, kepada pemilik hewan penular rabies untuk melakukan vaksinasi rabies pada kucing, anjing, dan kera secara rutin minimal satu kali dalam setahun.

Lalu memelihara hewan tersebut di dalam pekarangan rumah dengan mengandangkan atau mengikat agar tidak berkeliaran di tempat umum.

Poin ketiga, jika ada kasus gigitan pada manusia segera melapor ke Dinas Kesehatan Kota Padang bagi masyarakat korban gigitan.Kemudian kepada Dinas Pertanian bagi hewan penular rabies.

“Silakan laporkan kepada bidang kesehatan hewan dan kesehatan masyarakat veteriner Dinas Pertanian Kota Padang melalui drh Sovia Hariani pada nomor kontak 081266237927.”

“Lalu pada UPTD Puskeswan Air Pacah Dinas Pertanian Kota Padang melalui drh Yasir Irawan pada nomor kontak 081266706559,” ujar Yoice.

Vaksin Rabies Gratis

Lebih lanjut Yoice Yuliani menambahkan, vaksinasi rabies gratis akan kembali di laksanakan pada 7 Oktober 2023 di Kantor Camat Padang Barat.

“Untuk itu, pemilik hewan peliharaan penular rabies diimbau agar dapat mengikuti kegiatan tersebut,” imbuhnya.

Walikota Padang Hendri Septa meminta warga Kota Padang untuk meningkatkan kewaspadaan dari ancaman anjing gila ataupun sejenisnya.

“Saya harapkan semua pihak terkait serius menangani masalah ini. Bagi masyarakat silahkan pedomani SE dan selalulah berhati-hati terhadap keberadaan anjing gila,” ujar Walikota Padang. (001)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *